Tahukah Anda bahwa ternyata hampir semua fast food memiliki aroma yang sama? Hal ini dikemukakan oleh Steven A Witherly, PhD, CEO Technical Product Inc., perusahaan konsultan di bidang makanan di California. Dikatakan bahwa fast food mengandung garam, lemak dan gula yang sangat tinggi. Itulah yang sesungguhnya sangat disukai oleh otak kita. Scanning otak di bagian rasa senang akan ‘menyala’ saat lemak berjalan melewati lidah.
Para peneliti mengatakan bahwa indra pengecap bisa mendeteksi rasa asin, pahit, asam dan manis. Witherly menambahkan bahwa ada rasa kelima yang bisa secara langsung diterima oleh lidah, yaitu yang disebut umami (baca: ooo-mommy), rasa yang berasal dari sodium glutamate (MSG). Seperti diketahui, MSG banyak dipakai dalam semua jenis makanan fast food.
Menurut Linda A. Bartoshuk dari Universitas Yale di Amerika Serikat, fast food memang tidak secara fisik mempengaruhi indra pengecap. Artinya, bila Anda sering mengkonsumsi fast food yang banyak mengandung gula, lemak dan garam, itulah yang akan selalu ‘dicari’ oleh lidah Anda.
Jadi, hanya ada satu cara agar Anda tidak ketagihan fast food. Sebisa mungkin hindari makanan ini dan jangan biasakan lidah Anda menikmati gurihnya rasa garam, lemak dan gula yang dikandungnya.
Sumber : fitIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!