Korea di Ambang Perang Saudara

Nasional / 30 May 2010

Kalangan Sendiri

Korea di Ambang Perang Saudara

Lois Official Writer
3309

Sejarah Korea dimulai pada 2333 SM ketika Raja Tan-gun membentuk dinasti pertama yang disebut Choson. Lalu kota-kota kecil terbentuk hingga memasuki abad pertama dimana dibentuk tiga kerajaan yang sekrang dikenal sebagai Manchuria, Koguryo, Paekche, dan Shilla.

Shilla kemudian mempersatukan Korea pada 668 menjadi satu pemerintahan. Pada abad ke-19 dimulailah hubungan dengan dunia luar. Selain pedagang Barat, Jepang juga ikut ambil bagian sehingga Korea menjadi jajahan Jepang pada akhirnya.

Setelah Jepang menyerah, Korea mengalami konflik dalam negara tersebut, mereka terpecah menjadi dua. Upaya mempersatukan negara semakin sulit dengan campur tangan AS dan Uni Soviet. Akhirnya, lahirlah dua ideology baru di Korea.

Di tengah ketegangan politik seperti ini, tiba-tiba tentara Korut menyerang Korsel tahun 1950. Selatan melawan dengan berani, namun tetap kalah dengan Utara yang telah dipersenjatai Rusia. Korsel meminta bantuan kepada PBB. Mereka sukses memukul mundur pasukan Korut, yang kemudian mendapat bantuan dari China sebagai negara komunis.

Upaya perundingan damai gagal, selalu berujung pada gencatan senjata antar kedua belah pihak saja. Korut memutuskan hubungan dengan Korsel.  Saat ini, Korut menyiagakan 1.2 juta personel militernya untuk pertempuran. Negara komunis ini selalu mengancam akan memerangi Selatan dan sekutunya, AS.

Sumber : inilah/lh3
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?