Mereka yang mengalami diabetes beresiko mengalami kebutaan, namun seringkali orang malas untuk melakukan pemeriksaan. Namun sistem komputerisasi akan membantu Anda untuk melakukan deteksi dini dalam masalah kebutaan tersebut.
Tehnologi deteksi dini dengan menggunakan komputer ini merupakan hasil penelitian dari Universitas Iowa. Mereka meneliti 16.670 orang yang mengalami diabetes. Studi ini dirilis secara online melalui jurnal oftalmologi.
Deteksi dilakukan melalui webcam dengan melakukan penggambilan gambar retina dan ditransfer secara elektronik ke computer yang secara otomatis akan mendeteksi adanya pendarahan internal dan tanda-tanda kerusakan yang disebabkan diabetes pada mata.
Program ini, menurut peneliti akan membuat dekter mata lebih efektif dan memfokuskan diri untuk merawat mereka yang membutuhkan perawatan khusus. Tehnologi ini telah dipatenkan oleh Michael Abramoff, MD, Ph.D., Profesor ophthalmology dari Universitas Iowa.
Sumber : Medical News TodayIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”