Berita ini didapatkan oleh kantor berita Reuters dengan mengutip keterangan dua orang yang hadir dalam pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri Myanmar, Jenderal Maung Oo. Dalam pertemuan tersebut, Jenderal Maung Oo mengatakan Suu Kyi akan dibebaskan di bulan November atau sebulan setelahnya. Diperkirakan itu setelah negeri Myanmar menyelenggarakan pemilu parlemen pertama dalam dua dekade terakhir. Tetapi informasi tersebut belum bisa diverifikasi mengingat dua orang tersebut meminta identitasnya tidak disebutkan.
Terbelenggunya kebebasan Aung San Suu Kyi setelah sekian lama telah menjadi sorotan dunia perihal kebebasan berpendapat. Ia adalah sosok pemimpin wanita yang tetap berdiri teguh untuk pandangan dan nilai yang dimikinya. Mudah-mudahan Aung San Suu Kyi dapat terbebaskan pada akhirnya.
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!