Temuan Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum di Rutan Pondok Bambu ditindaklanjuti Inspektorat Jenderal Lembaga Pemasyarakatan. Ruang tahanan mewah yang ditempati terpidana suap Artalyta Suryani, dibongkar.
Tim pemeriksa Kantor Inspektorat Hukum dan HAM melakukan pemeriksaan di sejumlah ruangan di Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Mereka memeriksa kamar-kamar dan ruangan yang tidak semestinya berada di dalam Rutan. Di antaranya adalah ruang tahanan mewah yang ditempati Arthalyta Suryani alias Ayin.
Dalam pemeriksaan petugas menemukan bahwa ruangan Ayin yang tadinya mirip kamar hotel mewah sudah mulai dikosongkan. Sejumlah perabot seperti TV, kulkas, dispenser, komputer dan alat fitness sudah tidak berada di kamar Ayin.
Selain memeriksa ruang tahanan Ayin, petugas juga memeriksa sejumlah ruangan eksklusif yang ditempati para terpidana korupsi lainnya. Ruangan mewah itu berada satu blok dengan ruangan Ayin. Tim pemeriksa Kantor Inspektorat Hukum dan HAM juga memerintahkan petugas rumah tahanan untuk membongkar fasilitas di ruang Dharma Wanita yang sebelumnya dijadikan ruangan untuk karaoke.
Tim juga memeriksa Ayin dan Darmawati untuk menyelidiki darimana perabot mewah tersebut bisa masuk ke dalam Rumah Tahanan. Inilah realita yang harus kita hadapi. Di negeri ini, uang masih bicara lebih banyak bila dibandingkan dengan hukum dan keadilan warganya.
Sumber : vivanewsIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”