Menurut Google, tujuan utama para hacker tersebut adalah mengakses akun milik aktivis-aktivis hak asasi manusia Cina di jasa email Gmail. Selain itu, serangan maya juga terjadi pada halaman website milik 20 perusahaan besar di sektor keuangan, teknologi, media, dan kimia.
Meskipun berencana keluar dari Cina, Google menyatakan bahwa mereka tetap memantau pembatasan-pembatasan di negeri itu dan selalu mengkaji keputusan mereka secara berkala.
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”