Ditegur Pulang Malam, Anak Bunuh Ibunya

Nasional / 18 November 2009

Ditegur Pulang Malam, Anak Bunuh Ibunya
Lestari99 Official Writer
3658

Berhati-hatilah bila Anda sedang bertengkar dan terbakar emosi. Api emosi terkadang susah dikendalikan dan dapat berakibat fatal. Seperti yang terjadi pada pertengkaran antara ibu dan anak berikut ini.

Susanti Lukas (56) tak senang ketika anaknya Elen Sihombing (28) pulang malam. Janda beranak empat ini kontan memarahi anaknya yang baru pulang menjelang subuh pada hari Senin (16/11). Pertengkaran sengit dan adu mulut antara ibu dan anak ini pun tak terelakkan lagi.

Ellen yang emosi bermaksud pergi meninggalkan rumah. Namun maksud Ellen tersebut hanya membuat emosi ibunya semakin memuncak. Sambil berteriak, Susanti melemparkan martil ke arah Elen. Meskipun martil tersebut tak mengenai Elen, tapi Elen tak terima atas sikap ibunya tersebut. Terpancing emosi yang memuncak, Elen malah balik menyerang ibunya dengan memukulkan martil ke kepala ibunya sampai 5 kali. Tak pelak lagi darah mengucur dari kepala Susanti. Mengetahui ibunya terluka, Elen menelepon ambulance. Tapi nyawa ibunya tak terselamatkan lagi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Boy Rafli Amar kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jaksel, Rabu (18/11) mengatakan bahwa motif pelaku melakukan pembunuhan dikarenakan sakit hati. Dari hasil olah TKP, polisi menemukan barang bukti berupa 1 buah martil bergagang kayu dan baju korban yang berlumuran darah. Sampai saat ini Elen masih diperiksa di Mapolres Jakarta Pusat untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sumber : detiknews
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?