Pria Lulusan UI Mengaku-ngaku Sebagai Rasul?

Internasional / 17 November 2009

Kalangan Sendiri

Pria Lulusan UI Mengaku-ngaku Sebagai Rasul?

Budhi Marpaung Official Writer
6180

Indonesia kembali dihebohkan dengan pengakuan seorang pria di sebuah akun facebook yang menyatakan dirinya seorang rasul. Adalah Sakti A. Sihite, 32 tahun, yang mampu menyedot perhatian para facebooker di Indonesia.

Kehebohan di jejaring sosial terbesar di asia ini terjadi setelah lulusan dari Fakultas Hukum Universitas Indonesia angkatan 1997 itu menuliskan namanya "Rasulullah Sakti AS." Banyak komentar negatif menjurus kasar disampaikan para pengguna facebook yang berkunjung ke akun pribadinya itu.

Kebanyakan dari mereka menyuarakan hal yang hampir serupa, yakni mereka tidak terima bila sang pemilik akun facebook tersebut menganggap dirinya dengan seorang rasul. Sakti sendiri tidak kaget dengan reaksi orang-orang yang mengunjungi akun pribadinya dan memaklumi apa yang terjadi.

Walau pun apa yang dilakukan oleh apa yang dilakukan Sakti A. Sihite lebih mengarah kepada umat muslim, tetapi bukan berarti kita harus menutup mata atau telinga. Kejadian ini bisa saja terjadi terhadap kehidupan umat Kristiani dan Anda perlu bijak untuk menyikapinya. Pahami Alkitab secara benar dan mintalah penyertaan-Nya senantiasa adalah kunci agar kita tidak terjerumus ke dalam rupa-rupa pengajaran yang menyesatkan yang sedang berkembang saat-saat ini.

Sumber : VIVAnews/bm
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?