Inti idenya adalah ia mengenakan kaus yang diberikan perusahaan sepanjang hari untuk mempromosikan perusahan itu. Untuk jasanya mengenakan kaos alias sebagai reklame berjalan itu, Jason memasang tarif bertahap.
Tarif pada 1 Januari sebesar 1 dolar AS per hari dan tarif tersebut terus meningkat hingga akhir tahun yakni 31 Desember menjadi 365 dolar AS. Tampaknya jumlah tersebut tidaklah besar, tetapi jika dijumlah, kenyataannya ia meraup dana sebesar 66.795 dolar AS atau sekitar Rp 634,5 juta dalam satu tahun dengan mengenakan kaus setiap hari sepanjang tahun.
Menjadi billboard berjalan dan berbicara, jasanya sudah termasuk berjalan-jalan, berfoto, dan mengenakan kaus sepanjang hari. Ia juga menulis blog tentang perusahaan serta men-tweet di Twitter. Ia mengubah profil di Facebook serta membuat videonya di Youtube. Untuk tahun 2010 mendatang, jadwalnya pun sudah mulai padat hingga dia mempekerjakan orang lain.
Caranya memang unik dan rasanya bisa dibilang baru dia yang pertama kali melakukan hal seperti ini. Dan ternyata ada juga perusahaan-perusahaan yang mau membeli spot iklan di tubuhnya.
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”