Beberapa hari lalu sebuah artikel yang dimuat dalam surat kabar Vatikan, L'Osservatore Romano memberitakan mengenai ketidaksetujuan Gereja Katolik terhadap perayaan Halloween.
Menurut mereka (Gereja Katolik, red), perayaan yang khas dengan kostum-kostum menyeramkan tersebut adalah bagian dari okultisme dan anti kekristenan. Halloween membuat seseorang yang baik dapat berubah menjadi kejam.
Uskup Siguenza-Guadalajara, Jose Sanchez, menyatakan ketakutan yang dibuat oleh perayaan Halloween dapat mengubah kebiasaan seorang jemaat yang tadinya tidak memikirkan kematian akhirnya berfokus kepada hal tersebut.
Ini bukanlah kali pertama Gereja Katolik menolak perayaan kostum horor tersebut. Pada tahun 2008, melalui sebuah surat kabar di Italia, Avvenire, Keuskupan Italia menyerukan aksi boikot perayaan Halloweeen.
Sumber : christianpost.co.id/bmIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”