Terpilihnya Gamawan Fauzi sebagai Menteri Dalam Negeri periode 2009-2014 sangatlah mengejutkan banyak pihak, terutama kalangan media.
Bila melihat kilas balik pemimpin-pemimpin sebelumnya salah satu departemen yang sangat krusial ini, seperti Amir Mahmud. Yogie S. Memed, Hari Sabarno, Muhammad Ma'aruf, dan yang terakhir Mardiyanto; mereka semua dari kalangan militer.
Para pengamat politik di Indonesia menilai bahwa SBY sedang melakukan pertaruhan dengan memasukkan kalangan sipil ke dalam lembaga yang berurusan dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan persoalan dalam negeri, termasuk salah satunya adalah penyelenggaran pemilihan umum legislatif dan Presiden yang tahun ini selesai bergulir.
Walaupun menuai banyak tanda tanya, keputusan SBY selaku pimpinan pemerintahan dan negara harus dihormati. Menarik untuk melihat kinerja Departemen Dalam Negeri di bawah kepemimpinan seorang Gamawan Fauzi dalam lima tahun mendatang; Apakah menunjukkan kemajuan ataukah kemunduran?
Sumber : liputan6.com/bmIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”