Sifat Kompetitif Dalam Persahabatan

Single / 20 October 2009

Kalangan Sendiri

Sifat Kompetitif Dalam Persahabatan

agnes.faith Official Writer
6273

Tidak seperti kecemburuan dan rasa iri yang tidak terkendali, sedikit sifat kompetitif merupakan hal normal dan selalu ada di semua hubungan. Sifat kompetitif merupakan pertumbuhan normal dari apa yang disebut para pakar sosiologi sebagai reference group atau kategori yang bisa Anda pakai untuk menilai diri sendiri.

Reference group ini bisa merupakan sebuah kelompok di mana penilai merupakan salah satu anggotanya, seperti halnya seorang teman membandingkan  dirinya dengan teman yang lain dalam sebuah jaringan persahabatan atau sebuah keompok yang ingin dimasuki oleh si penilai, seperti pemilik bisnis kecil dan menengah membandingkan diri mereka dengan CEO perusahaan-perusahaan besar.

Dalam dosis kecil, dan selama tidak merusak, berbahaya, atau tidak terkendali, sedikit kompetisi bisa menjadi motivasi. Menginginkan sesuatu bagi diri Anda sendiri asalkan Anda atau teman Anda tidak meremehkan prestasi masing-masing, tidak akan mengarah kepada pengkhianatan.

Tetapi jika kompetisi tidak terkendali, hal tersebut bisa menjadi pembuka jalan untuk mensabotase keberhasilan teman itu atau cara-cara halus untuk mengingkari prestasi yang memang pantas dicapai teman, seperti peduli dengan kesuksesan teman atau mengecilkan arti sukses teman yang menumbuhkan kompetisi tersebut.

Cemburu dan iri berhubungan dengan amarah. Di balik semua emosi hebat ini, yang sering menyebabkan pengkhianatan dalam persahabatan, adalah amarah yang menyebabkan seorang teman, walaupun bukan karena kesalahan sendiri, telah membuat orang lain merasa diri kurang dari yang seharusnya.

Bagaimana Anda dan teman Anda menangani kemarahan dalam hubungan Anda berdua, ketika atau jika terjadi, mungkin merupakan suatu alat penting yang bisa digunakan untuk memprediksi seberapa bisa diandalkannya persahabatan Anda itu saat Anda berusaha menangani konflik yang terjadi.

Sumber : When Friendship Hurts - Jan Yager, Ph. D
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?