Sementara itu tewasnya beberapa pimpinan teroris di beberapa tempat selama tiga bulan terakhir, mau tak mau telah membuat sel-sel dari kelompok-kelompok teroris itu tiarap. Tetapi meski begitu, menurut Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Syamsir Siregar mengatakan bahwa meski kegiatan para teroris cenderung menurun namun tingkat kewaspadaan terhadap ancaman terorisme harus tetap terpelihara dan ditingkatkan.
Kepala BIN tersebut pun menambahkan, tiarapnya sel-sel teroris itu juga harus diantisipasi mengingat selama tenggang waktu itu bisa saja mereka melakukan konsolidasi, memperkuat organisasi untuk melancarkan aksi baru.
Tentang berapa lama lagi mereka akan bangkit, Syamsir Siregar mengatakan bisa empat sampai lima tahun. "Itu sangat tergantung peta kekuatan mereka, jadi tetaplah waspada karena aksi terorisme itu tidak bisa diprediksi secara pasti kapan munculnya meski indikator mereka sudah bisa di deteksi."
Ya, meskipun para teroris itu telah berhasil dibungkam tetapi jangan biarkan ideologi-ideologi yang mereka tinggalkan masih bercokol di tengah masyarakat kita. Kiranya pemerintah bersama masyarakat dapat bersama-sama membangun peradaban yang lebih baik tanpa terorisme dan kekerasan.
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”