Hari raya Idul Fitri sudah di depan mata. Para penegak keamanan harus lebih meningkatkan dan memperketat keamanan supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada hari tersebut.
Terlebih di daerah-daerah rawan konflik seperti Ambon. Kapolres AKBP Didik Agung Widjanarko mengungkapkan bahwa pihaknya akan menerjunkan 1300 personelnya untuk mengamankan daerahnya.
Seperti yang kita ketahui pada tahun-tahun yang lalu adanya konflik antar desa yang begitu menegangkan dan membahayakan nyawa para warga, maka pada saat ini polisi akan memaksimalkan daerah Hitu Lama dan Hitu Messing.
Lalu untuk menertibkan warga pada saat malam takbiran maka warga yang ingin merayakan malam takbiran untuk segera mendaftarkan dirinya.
"Bagi yang tidak memiliki identitas tidak diizinkan mengikuti pawai. Pengamanannya pada jalur luar kota, akan diberhentikan pada daerah lampu lima. Hal yang sama diberlakukan bagi peserta asal Kota Ambon," tegas Didik.
Sumber : detiknews.com/agnIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”