Beras Indonesia Diminati Negara Tetangga

Nasional / 20 August 2009

Kalangan Sendiri

Beras Indonesia Diminati Negara Tetangga

Lestari99 Official Writer
3134

Indonesia yang dulu terkenal sebagai negara agraria sepertinya mulai menunjukkan taringnya kembali. Beberapa waktu lalu Malaysia menjajaki kemungkinan untuk mengimpor beras dari Indonesia. Namun Mustafa Abubakar selaku Direktur Utama Perum Bulog menyatakan ekspor beras ke Malaysia baru dapat dilakukan bila Indonesia surplus beras hingga 1,5 juta ton pada kuartal akhir 2009.

Indonesia sendiri menargetkan 38 juta ton beras akan dihasilkan dari produksi dalam negeri, sehingga dibutuhkan surplus produksi hingga 40 juta ton beras bila ingin melakukan ekspor beras. Malaysia sendiri telah mendaftarkan diri untuk menjadi negara pertama yang menjadi target ekspor Indonesia bila tahun ini bisa melakukan ekspor beras.

Selain Malaysia, negara-negara anggota ASEAN lainnya seperti Filipina dan Brunei Darussalam, bahkan Timor Leste juga mengajukan diri agar dapat mengimpor beras dari Indonesia. Beras yang dapat diekspor Indonesia khusus hanya untuk beras jenis medium.

Jika hal ini pada akhirnya dapat terealisasi, semoga saja pemerintah akan bisa lebih memperhatikan nasib para petani maupun kualitas beras yang beredar di tanah air. Sehingga jangan sampai kita bisa ekspor beras, tapi masih ada saja masyarakat yang tidak dapat mengkonsumsi beras karena ketidakmampuan ekonomi.

Sumber : metrotvnews / LEP
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?