Menanggapi pelanggaran yang dilakukan Malaysia di blok Ambalat, Jusuf Kalla menyatakan siap perang. Namun hal tersebut perlu di selidiki lebih lanjut lagi, sejauh mana pelanggaran yang dilakukan oleh pihak Malaysia demikian ungkapnya.
"Kalau negara kita sudah terganggu, dengan siapa saja kita bisa berperang. Kalau memang ada pelanggaran, tentu kita akan bertindak tegas. Dan itu memang harus ditindak tegas," kata Wapres usai menghadiri peringatan hari lahir Pancasila di TMII, Jakarta Timur, Senin (1/6).
Lebih lanjut, Kalla menyatakan, pihaknya akan mencari tahu perihal masuknya kembali kapal Malaysia ke Ambalat.
"Saya akan cek ke TNI, pelanggaran sampai sejauh mana," tandasnya.
Menurut Juru Bicara Departemen Luar Negeri RI Teuku Faizasyah, kemungkinan kasus Ambalat ini akan sampai ke Mahkamah International sangat kecil, apalagi untuk perang. Hingga saat ini kedua negara masih mengedepankan dialog.
"Jadi, kecil kemungkinan kasus Ambalat dibawa ke Mahkamah Internasional. Kedua pihak telah sepakat untuk mengedepankan dialog, menyamakan persepsi, wacana dan konsep masing-masing tentang Ambalat," ujarnya.
Saat ini ada ormas yang mengumandangkan ganyang Malaysia dan bersikap emosional menanggapi kasus ini. Mengumandangkan kekerasan adalah sebuah pemikiran pendek yang kurang bijaksana. Bagaimanapun, perang merupakan jalan terakhir yang perlu dipikirkan dengan matang.
Sumber : Kompas/VMIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”