Seorang perempuan Albania hidup dengan sebutir peluru menancap di mukanya selama 12 tahun tanpa mengetahuinya, demikian laporan media setempat.
Mrike Rrucaj sedang tidur ketika ia terkena peluru yang nyasar ke dalam rumahnya pada 1997, sewaktu negara Balkan barat itu terperangkap di dalam bentrokan bersenjata akibat kegagalan rancangan piramida.
"Saya bersimbah darah. Dokter di rumah sakit mengatakan, peluru itu telah keluar dan ia hanya membersihkan lukanya," kata Rrucaj (40) mengenai peristiwa tahun 1997 tersebut.
Namun, baru-baru ini ia mengalami sakit kepala dan pergi memeriksakan diri ke dokter. Pemeriksaan sinar-X memperlihatkan bahwa peluru sepanjang 2,8 sentimeter tertanam di bawah tulang pipinya.
Sumber : kompasIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”