Ketakutan Gideon

Kata Alkitab / 18 April 2009

Kalangan Sendiri

Ketakutan Gideon

agnes.faith Official Writer
7204

Dalam bukunya, Melepas Belenggu Kekhawatiran dan Kecemasan (Gloria Graffa), Pam Vredevelt menulis bahwa ia pernah menemukan akronim buatan orang atas kata fear ("ketakutan"), yakni false evidence appearing real (bukti palsu yang kelihatan benar). Menurutnya, ketakutan bisa membuat seseorang menilai sesuatu secara berlebihan-cenderung negatif, atas sesuatu yang belum ia ketahui secara pasti kebenarannya.

Tepat seperti itulah yang dialami Gideon. Saat dihadapkan pada "pertarungan mustahil" dengan orang Midian dan Amalek, ia takut. Kekuatannya terbatas. Ia hanya punya 300 prajurit. Sementara lawan "seperti belalang banyaknya, dan unta mereka tidak terhitung, seperti pasir di tepi laut banyaknya" (ayat 12). Yang ia hadapi terlalu banyak, terlalu kuat. Jadi, wajar jika di benaknya terbayang kekalahan telak. Tuhan menjanjikan kemenangan (ayat 9), tetapi Gideon masih tetap takut. Hebatnya, Tuhan tahu apa yang Gideon rasakan. Maka, Tuhan memberinya kesempatan untuk meneguhkan kepercayaan dirinya, yakni dengan mengintai perkemahan Midian (ayat 10,11). Dan, begitu ia tahu bahwa nama Allah Israel menggentarkan musuh, ketakutan Gideon pun sirna.

Rupa-rupa pergumulan hidup juga kerap membuat kita takut. Terlalu berat. Terlalu menakutkan. Namun, Allah yang mengerti ketakutan Gideon, juga memahami ketakutan kita. Jangan biarkan ketakutan itu terus membuat banyak bayangan negatif di kepala. Sebaliknya, ceritakan semua kepada-Nya. Biarlah besar dan kuatnya lawan justru mendorong kita untuk mengandalkan Dia saja, bukan kekuatan kita yang terbatas.

JIKA HIDUP ADA DI TITIK TERBERATNYA MAKA HANYA YESUS TANDINGANNYA

 

gideonidea.wordpress.com

Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?