Anda mungkin pernah mendengar tentang seorang siswa yang menembak mati 10 orang temannya di Finlandia barat pada tahun 2008 lalu. Menurut penelitian yang dilakukan pada 26 narapidana yang melakukan pembunuhan sadis, hal tersebut rata-rata dipicu karena dibesarkan di sebuah keluarga yang sering menganiaya, dan mereka memiliki waktu yang sangat sedikit untuk bermain. Penelitian ini dilakukan oleh Texas Tower University.
Stuart Brown seorang asisten professor dari fakultas kedokteran Baylor College di Houston, melakukan interview terhadap 6000 orang tentang masa kecilnya. Hasilnya mereka yang memiliki kesempatan untuk bermain dan berimajinasi pada masa kecilnya, ketika bertumbuh dewasa menjadi seseorang yang bahagia dan baik.
Tiga hal yang harus digaris bawahi bagi para orang tua tentang pentingnya bermain adalah :
Bagi orang tua, saatnya Anda memberi perhatian lebih pada anak-anak. Jangan memenuhi jadwal anak Anda dengan terus belajar, beri mereka kesempatan untuk bermain sehingga mereka bisa bertumbuh menjadi seorang pribadi yang lebih baik.
Sumber : Sciam.com/VMIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”