Di hari Valentine kemarin, manakah yang penting sebagai hadiah bagi orang yang Anda kasihi, pemberian berbentuk materi ataukah sebuah pengalaman yang mengesankan?
Sebuah riset yang dilakukan oleh Universitas Texas di sekolah bisnis Austin's McCombs dan Universitas Washington di St.Louis menjelaskan bahwa pilihan untuk berbagi pengalaman mengesankan (seperti liburan bersama atau menonton berdua) akan membawa kebahagiaan yang lebih lama dari pada pemberian berbentuk materi.
Hasil penelitian ini dipublikasikan di Journal Consumer Research.
Penelitiaan ini adalah kerjasama dari Leonardo Nocolao dan Julie Irwin dari sekolah bisnis McCombs dan Joseph K. Goodman dari Universitas Washington.
"
Penyelidikan ini hanya melakukan test kebahagiaan dengan pengalaman positif versus pemberian materi," demikian penjelasan dari Julie Irwin.
Dan efek sebaliknya pun sama, pengalaman buruk akan tersimpan lebih lama dari pada pemberian yang buruk. Bayangkan jika sewaktu Anda dan pasangan makan malam bersama, makanan yang disajikan tidak enak. Itu akan Anda dan pasangan terus ingat.
Jadi, jika Anda tidak ingin menanggung resiko apa yang sudah Anda rancangkan berakhir buruk, siapkan sebuah hadiah yang indah untuk pasangan Anda. Hal itu lebih mudah, dan dapat menghapus perasaan buruknya. Happy Valentine..
Sumber : Psychcentral.com/VMIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”