Trend Melempari Pejabat Dengan Sepatu

Nasional / 18 December 2008

Trend Melempari Pejabat Dengan Sepatu
Puji Astuti Official Writer
4924

Rupanya pelemparan sepatu kepada presiden Amerika, menginspirasi banyak orang. Termasuk orang-orang Indonesia. Terutama para pejabat pemerintahan, rupa-rupanya mereka sudah siap-siap untuk menerima perlakuan yang sama dari masyarakat yang mungkin ingin ikutan trend melempar sepatu.

"Kultur kita berbeda dengan masyarakat Timur Tengah. Masyarakat kita sangat pemaaf dan cepat lupa. Namun peristiwa pelemparan sepatu bisa saja terjadi, karena proses globalisasi bisa mengubah budaya kita. Rakyat kita bisa terinspirasi dari kejadian itu," demikian pernyataan Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault yang di tulis oleh okezone.

Karena insiden pelemparan sepatu itu, muncul ide untuk mengantisipasi, jika konfrensi pers yang datang harus melepas sepatu, namun menurut Adhyaksa Dault, "Ya tidak perlu lah. Itu sangat situasional," ujarnya.

Pejabat tidak perlu takut

Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa Effendy Choirie menyatakan kasus pelemparan sepatu kepada Presiden AS George W Bush tak perlu direspons berlebihan oleh para pejabat di Indonesia.

Hal tersebut terjadi karena buah dari prilaku Bush sendiri. "Kalau sampai rakyat melakukan hal seperti itu karena pemimpinnya yang keterlaluan. Jika pejabatnya baik ketika turun malah akan dielu-elukan. Jadi tidak perlu khawatir," ujarnya pria yang akrab disapa Gus Choi ini.

Menurut Gus Choi, kesan elitis para pejabat harus dihilangkan sehingga komunikasi antara rakyat dan pemimpin bisa berjalan lancar. "Protokoler kita harus dipreteli," tukasnya.

Bagi pejabat yang tidak ingin dilempar sepatu, sebaiknya lakukan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik mungkin. Karena rakyat Indonesia saat ini sudah pintar dan tidak mudah dibohongi.

Sumber : Okezone/VM
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?