Deteksi Kebohongan Dengan Kedipan Mata

Psikologi / 18 December 2008

Kalangan Sendiri

Deteksi Kebohongan Dengan Kedipan Mata

Puji Astuti Official Writer
9523

Bahasa tubuh, adalah sebuah komunikasi yang sering kali tidak disadari banyak orang. Tanpa sadar sering kali kita berbicara tentang sesuatu kepada orang lain melalui gerak-gerik kita. Salah satunya adalah melalui kedipan mata.

Seorang peneliti dari Portsmouth Uniersity, Inggris, yang bernama Dr. Sharon Sheal menemukan bahwa orang-orang yang berbohong akan lebih jarang berkedip ketika sedang menyampaikan kebohongannya.

 

Hal ini menurut Dr. Sharon disebabkan karena pribadi yang sedang berbohong membutuhkan konsentrasi dan usaha yang lebih keras untuk menciptakan cerita yang konsisten dan dapat dipercaya.

 

Selain itu, ciri yang lain adalah setelah selesai berbohong, pribadi tersebut akan berkedip lebih sering, bahkan sampai 8 kali lipat dari yang normal. Menurut dugaan Dr. Sharon hal ini disebabkan kedipan itu sebagai sebuah sarana pelepasan ketegangan.

Dan yang mengherankan, Alkitab juga sudah lama berbicara tentang mengedipkan mata ini. Baca saja di Amsal 10:10, raja Salomo berkata, "Siapa mengedipkan mata, menyebabkan kesusahan, siapa bodoh bicaranya, akan jatuh."

Jadi, jika Anda ingin membuktikan hal ini, perhatikanlah mata orang yang berbicara dengan Anda. Benerkan kedipan mata itu menunjukkan kejujuran? Silahkan Anda coba.

Sumber : popsy.wordpress.com/VM
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?