Pemimpin Kerajaan Tuhan Lia Eden diduga mengancam Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam ancaman itu disebutkan kalau Presiden Yudhoyono tak bakal terpilih lagi jika tidak menuruti perintahnya. Ancaman ini disampaikan melalui selebaran.
Dalam selebaran ini, Lia juga menyebut dirinya wahyu Tuhan. Tanda tangan dalam selebaran itu teratas nama Jibril Ruhul Kudus. Hingga Senin (15/12) siang, Lia Eden diperiksa di Markas Kepolisian Daerah Metro Jaya. Polisi telah menyegel Markas Kerajaan Tuhan asuhan Lia Eden di Jalan Mahoni, Jakarta Pusat.
Kasus ini bukan pertama kali menimpa Lia. Perempuan yang mengaku sebagai Bunda Maria dan
Malaikat Jibril ini pernah divonis hukuman dua tahun penjara pada akhir 2005. Ketika itu Lia tersandung kasus penistaan agama. Lia kemudian menghirup udara bebas pada Oktober 2008.
Kerajaan Tuhan yang dipimpin Lia kerap menyebarkan ajaran agama yang meresahkan masyarakat. Lia memadukan berbagai agama lalu menyederhanakan ritualnya. Majelis Ulama Indonesia telah memvonis ajaran ini sesat.
Sumber : Liputan 6/VMIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”