Teror bom melanda Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (7/8), pukul 16.00 WIB. Sebuah bom dikatakan berada di salah satu lokasi di ruang tunggu kedatangan A5 Terminal 1 bandara. "Penelepon gelap tersebut menghubungi salah satu operator Lion Air," kata Kepala Informasi PT Angkasa Pura II Cabang Utama Bandara Soekarno-Hatta, Trisno Heryadi.
Heryadi mengatakan, kronologis kejadian berawal ketika operator Lion Air di Terminal 1A Bandara dihubungi melalui telepon sebanyak dua kali. Sang penelpon gelap menyatakan sudah menyimpan bom di ruang tunggu terminal 1. Operator tersebut langsung menghubungi petugas keamanan bandara.
Kepolisian Resor Metro Bandara Soekarno-Hatta yang datang sepuluh menit kemudian menyisir lokasi yang menjadi tempat ancaman bom tersebut. Polisi bahkan memeriksa 156 penumpang Lion Air dan
bagasi. Namun polisi tak menemukan barang yang dicurigai bom.
Usai menjalani pemeriksaan, sejumlah polisi masih berjaga-jaga di ruang tunggu dalam dan luar terminal 1A Bandara Soekarno-Hatta. Untuk lebih memastikan, Direktorat Samapta Kepolisian Daerah Metro Jaya menurunkan satu unit pasukan anjing pelacak pada pukul 19.00 WIB.
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”