Riset ini diadakan di Amerika Serikat, namun fenomena kebiasaan merokok ini bisa bermanfaa juga bagi para perokok yang ada di Indonesia.
Hampir semua orang dewasa AS menyebut kebiasan merokok "amat merusak" dan 3 dari 4 orang perokok ingin untuk membuang kebiasaan ini. Demikian menurut polling dari Gallup. Polling dilakukan melalui telepon di bulan Juli - sebelum kematian pembawa acara ABC Peter Jennings. Sekitar seribu orang dewasa AS terlibat dalam polling ini.
Penemuan yang didapatkan :
Ini adalah data dari 216 orang yang berpartisipasi dalam polling yang merupakan perokok :
Merokok Dipengaruhi Beberapa Pandangan
Berdasarkan Gallup, 86% orang yang tidak merokok menyebut perokok itu sebagai sesuatu yang "amat merusak". Lebih sedikit dari itu (dari kaum perokok) yaitu 65% yang setuju.
Pandangan yang berbeda juga ditunjukkan pada polling Gallup pada tahun 2001. Dalam polling itu, 77% non perokok setuju bahwa merokok menjadi penyebab kanker paru-paru, bandingkan dengan 57% dari kaum perokoknya.
Pernyataan akhir Gallup menuliskan "Sebagai sebuah kelompok, perokok secara jelas menyadari resiko yang melekat dalam kebiasaan itu, namun kurang ingin untuk mengakuinya".
Perubahan Besar Sepanjang Waktu
Lebih sedikit orang Amerika yang merokok sekarang dibanding pada tahun 1940 atau 1950.
Pada polling Gallup tahun 1944, lebih dari 4 dari 10 peserta (41%) mengatakan bahwa mereka telah merokok dalam minggu-minggu sebelumnya. Puncaknya ditunjukkan dalam sejarah AS pada tahun 1954 dimana 45% orang dilaporkan merokok dalam minggu-minggu sebelumnya.
Saat ini perokok juga dilaporkan merokok kurang dari satu bungkus per hari, turun dibandingkan pada tahun 1970 dan tahun 1980. Demikian menurut laporan Gallup.
Saran Untuk Berhenti Merokok
Dari hasil polling ditunjukkan bahwa hampir semua perokok ingin berhenti. Ini adalah 14 tips yang bisa diberikan bagi para perokok yang ingin berhenti.
Lakukan sesuatu untuk mengurangi stress.Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”