Seberapa Disiplinkah Anda?

Career / 22 January 2008

Seberapa Disiplinkah Anda?
Lestari99 Official Writer
4816

Bicara masalah disiplin, sebagian orang akan mengatakan bahwa ini adalah perkara gampang, apalagi mendisiplinkan orang lain. Namun, apakah segampang itu Anda disiplin pada diri sendiri? Coba ingat baik-baik, berapa kali Anda tidak datang ke gym atau sesering apa Anda terlambat menemui klien Anda? Jangan terlalu menyepelekan perilaku Anda yang satu ini, apalagi membanggakannya. Sama sekali tidak ada hal baik yang Anda dapatkan, malah mungkin Anda bakal kehilangan pekerjaan.

Jangan pernah mengabaikan hal sekecil apapun, misalnya Anda selesai membaca buku atau majalah, segera kembalikan lagi ke tempatnya semula. Jangan sekali-kali Anda meletakkannya di tempat yang bukan semestinya untuk buku, di meja kerja misalnya dengan pertimbangan sebagai tempat sementara. Tanpa Anda sadari, dua hari kemudian 'tempat sementara' Anda berubah menjadi tempat permanen dengan tumpukan beberapa buku, majalah bahkan koran Anda. Alhasil, Anda butuh waktu lebih banyak untuk merapikannya kembali.

Usahakan menyelesaikan seluruh pekerjaan Anda sesuai jadwal. Jangan menundanya, karena besok Anda akan dipenuhi jadwal pekerjaan yang lain. Kalaupun pekerjaan Anda termasuk jenis monoton, selesaikan semua yang harus Anda kerjakan pada hari itu. Jika Anda sanggup menyelesaikan jadwal tepat waktu, reward Anda juga semakin baik.

Meski berat, lebih baik Anda menyelesaikan pekerjaan Anda sekaligus, jangan mencicil, karena akan membuang waktu Anda dengan percuma. Memang agak capek, tapi setidaknya Anda bisa segera menikmati hasil kerja Anda.

Kalupun Anda menganggap bahwa Anda memiliki daya ingat yang bisa dibanggakan, namun Anda bisa saja lupa. Daripada berspekulasi, lebih baik Anda membuat catatan khusus mengenai hal-hal yang harus segera Anda lakukan. Anda seorang perfeksionis? Namun bukan berarti Anda bisa mengingat segalanya dengan baik terutama hal-hal kecil dan sepele.

Sebab hal kecil bisa menjadi besar jika Anda teledor dan menganggapnya sepele. Intinya adalah bagaimana sikap disiplin yang Anda terapkan untuk diri sendiri. Sudah cukup disiplinkah Anda selama ini?

Sumber : perempuan.com
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?