Cara Cerdas Memanfaatkan Uang THR

Investment / 6 December 2007

Kalangan Sendiri

Cara Cerdas Memanfaatkan Uang THR

yosefel Official Writer
8685
Bagi karyawan yang menerima gaji tetap setiap bulannya, mungkin akan senyum lebar dalam beberapa hari ke depan. Apa lagi jika bukan karena tunjangan hari raya (THR) yang siap masuk ke rekening?

Mungkin di benak Anda sudah tersusun begaimana akan menggunakan THR itu, yang besarannya mulai satu hingga dua kali gaji, tergantung 'kemurahan hati' perusahaan. Untuk yang ingin move to udik alias pulang kampung, sebagian dana akan dialokasikan untuk keperluan itu.

Yang tidak mudik biasanya mengalokasikan THR untuk belanja dan membeli kebutuhan rumah tangga yang tidak terbeli pada hari biasa karena keuangan cekak. Nafsu belanja masyarakat menjadi tinggi karena memegang uang dalam jumlah banyak ditambah dengan 'rayuan maut' toko yang menawarkan diskon gila-gilaan. "Borong ah, mumpung diskon dan ada duit..." Bukan hal aneh lagi jika itu yang ada di kepala.

Tampaknya 'penyakit gila belanja saat THR tiba' memang termasuk jenis 'penyakit tahunan' yang sulit disembuhkan. Hal ini juga diamini Safir Senduk, konsultan Perencana Keuangan, "Menghabiskan uang THR dengan berbelanja sudah menjadi kebiasaan di masyarakat. Misalnya selama ini mereka ingin membeli pesawat televisi yang lebih besar, namun karena gajinya tidak mencukupi, keinginan itu tidak bisa terpenuhi. Dengan mendapat THR, mereka mempunyai kesempatan memenuhi keinginan itu."

Anda termasuk yang seperti ini? Jika demikian, Anda perlu belajar lagi menata keuangan 'yang benar' agar THR benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal. Menurut Safir, belanja dikeklompokkan menjadi tiga hal, yaitu yaitu untuk kebutuhan hari raya, untuk kebutuhan keluarga yang tidak terbeli pada hari-hari biasa, dan terakhir adalah belanja untuk kebutuhan pribadi yang tidak terbeli sebelumnya.

Apa pun tujuan belanja, Safir berpesan, pergunakanlah uang THR dengan bijak. Nah, sebelum memutuskan menghabiskan uang THR, Safir menyarankan uang THR disisihkan sebagian untuk membayar utang. Dengan demikian THR bisa meringankan beban utang dan bunga yang harus dibayar pada bulan-bulan yang akan datang.

"Manfaatkan THR untuk membayar utang kepada perorangan, utang kartu kredit, atau utang dengan bunga besar yang tidak terjadwal. Kalau utang cicilan rumah atau cicilan mobil sudah terjadwal dan terhitung, sehingga tidak terlalu berpengaruh jika dibayar dengan uang THR," kata Safir.

Besarnya dana yang dipakai untuk membayar utang dibatasi maksimal 30%. Sisihkan lagi sebesar 10% untuk ditabung. Sisanya baru digunakan untuk memenuhi kebutuhan hari raya.

"Jika kebutuhan untuk hari raya cukup besar, maka porsi 30% bisa dikecilkan menjadi 20%, namun tetap harus ada dana yang disisihkan untuk utang dan tabungan," tandasnya. Jika tidak memiliki utang, sebaiknya perbesarlah jatah tabungan.

"Kebutuhan hari raya kadang-kadang sangat besar, terutama bagi orang yang mudik. Penyisihan sebagian uang THR untuk ditabung akan sangat membantu kondisi keuangan setelah hari raya," kata Safir lagi.

Sumber : safir senduk
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?