Yang sering terjadi adalah perilaku kita sebagai orangtua terbentuk dari pengalaman kita semasa kecil. Kita sering berpikir tidak ingin menjadi seperti orangtua kita. Atau, terkadang kita beranggapan kondisi seperti sekarang ini yang kita berikan kepada anak adalah yang terbaik, dan sudah cukup untuk anak-anak. Jangan lupa, bila anda memberikan reaksi, dan bukannya respon atas tindakan anak anda, maka hal ini akan menghambat anda dalam mengambil keputusan yang dapat mengubah akibat dari situasi yang terjadi. Jadilah orangtua yang lebih efektif, konsisten, aktif dan penuh perhatian. Yang terbaik adalah memusatkan perhatian pada anak-anak dan kehidupan mereka.
Bagi sebagian anak, tidak mudah untuk mengerti kata-kata karena kata-kata merupakan sesuatu yang tidak dapat mereka sentuh atau rasakan tetapi kata-kata tetap merupakan konsep yang sangat penting. Untuk membantu anak anda belajar tentang menghargai dan menghormati, dapat anda perlihatkan kepada mereka secara langsung. Misalnya berikan mereka kesempatan untuk memilih di antara dua atau tiga baju yang akan mereka kenakan dan setelah mereka menentukan pilihannya, katakan kepada mereka bahwa anda menghargai pilihan mereka.
Katakan dan perlihatkan dengan jelas kepada anak anda sikap dari figur yang dikaguminya yang tidak boleh ditiru. Misalnya anak anda mengagumi pemain basket tertentu, tetapi ternyata tokoh yang dikaguminya pecandu narkoba; jelaskan kepada mereka mengapa hal tersebut tidak boleh ditiru. Bila anda tidak ingin anak anda merokok, tunjukkan kepada mereka bahwa anda pun tidak merokok.Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”