Jangan Takut Mengkritik Pemimpin

Career / 17 September 2007

Jangan Takut Mengkritik Pemimpin
yosefel Official Writer
6053
Tidak semua orang bisa menerima kritik dengan lapang dada. Biasanya, orang akan segera bersikaf defensif dalam menerima kritik, dan beranggapan bahwa si pemberi kritik mengada-ada dan tidak menyukainya. Padahal kritik yang pedas sekalipun bisa berarti sebagai tanda kepedulian.

Apalagi jika yang melontarkan kritik itu secara struktur organisasi berada di level yang lebih bawah.

Padahal, kritik sangat diperlukan bagi pertumbuhan individu maupun kemajuan perusahaan, sehingga sebenarnya boss Anda pun tidak luput dari kritik, walaupun itu datangnya dari bawahan.

 

Atau mungkin saat ini Anda sendiri sedang berniat mengkritik boss Anda tapi bingung caranya? Bila mau ‘selamat', poin-poin dibawah ini bisa menjadi pedoman cara mengkritik atasan.

 

•·      Anda harus tahu betul mengapa boss Anda pantas menerima kritik? Ketahui dan pertimbangkan dengan baik, bahwa kritik tersebut memang beralasan dan punya dasar kuat. Jangan sampai Anda mengkritik padahal apa yang katakan tersebut tidak berwujud jelas dan hanya subyektif saja.

•·       Lontarkan kritik santun dan baik-baik. Mengkritik dengan dengan keras dan kalimat yang kasar tidak akan dapat diterima dengan baik, sekalipun sebenarnya kritik Anda adalah masukan yang sangat bagus.

•·      Ringkas. Lontarkan kritik dengan ringkas, tapi awali dengan sedikit ‘bridging' ke arah hal yang akan dikritik. Tidak perlu panjang lebar dan berbelit-belit.

•·      Setelah melontarkan kritik, jangan lupa juga sertakan solusi dan usul untuk memperbaikinya. Jadi Anda memang berniat memperbaiki dan membangun.

•·      Kritik Anda juga harus disertai dengan argumen yang memperkuat. Tambahkan keterangan dari sumber yang objektif dan bisa dipercaya.

•·      Ingin mengkritik tapi terselubung? Bisa saja. Caranya adalah dengan meminta bantuan atasan untuk memecahkan persoalan yang Anda hadapkan kepadanya.

•·      Tunjukkan kepedulian dan bukan keinginan menjatuhkan.

•·      Jangan lupa, selalu bawa boss Anda dalam doa setiap waktu.

Bagaimana? Apakah Anda sudah siap untuk memberikan kritik kepada pimpinan Anda? Siapa tahu lewat niat baik Anda ini, justeru sang pemimpin tergerak untuk memberikan apresiasi lebih kepada Anda.

Sumber : berbagai sumber
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?