Sebagai orang tua di zaman modern ini membesarkan anak adalah tugas yang menakutkan di tengah-tengah sebuah kultur dalam krisis. Penelitian menyampaikan sebuah data statistik yang mengerikan tentang apa yang sedang terjadi setiap hari di Amerika:
500 remaja mulai memakai narkobaTidak heran bahwa banyak pria menghadapi tugasnya sebagai ayah dengan rasa takut dan gentar. Menjadi ayah bukan saja, dalam banyak hal, merupakan pekerjaan yang paling menakutkan di dunia, melainkan juga pekerjaan yang paling dibutuhkan di dunia.
Tugas sebagai seorang ayah merupakan kepentingan yang kritis, dan tidak pernah sedemikian rupa sedari saat ini dan zaman ini. Hubungan seorang anak dengan ayah merupakan sebuah faktor yang menentukan dalam kesehatan, perkembangan, dan kebahagiaan pemuda atau pemudi tersebut.
Pertimbangkan temuan-temuan yang didokumentasikan dengan baik berikut ini:
dewasa adalah mereka yang masa kanak-kanaknya hanya dibesarkan oleh seorang wanita.Penelitian Dr. Armand Nicholis menemukan bahwa seorang ayah yang absen secara emosional atau fisik, memberi kontribusi kepada seorang anak: (a) Motivasi yang rendah untuk berprestasi; (b) Ketidakmampuan untuk menunda kepuasan langsung demi ganjaran/hadiah dikemudian hari; (c) Harga diri yang rendah; dan (d) Kerentanan terhadap pengaruh kelompok dan kenakalan anak-anak.
SAYA TIDAK MENGECILKAN PERAN PENTING SEORANG IBU, TETAPISAYA PERCAYA BAHWA KELUARGA YANG BERHASIL DIMULAI DARI SUAMI (James Dobson) Sumber : Dikutip dari buku The Father ConnectionIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”