Bom Meledak Lagi Di Poso

Bom Meledak Lagi Di Poso

Puji Astuti Official Writer
5319

JAWABAN.com - Poso - Sebuah bom berdaya ledak besar, kemarin Rabu 6 September 2006 sekitar pukul 10.00 WITA kembali meledak di Poso, Sulawesi Tengah. Bom meledak di kawasan permukiman penduduk di Desa Tangkura, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, sekitar 30 kilometer dari Kota Poso. Akibat ledakan bom, seorang laki- laki tewas.

Korban, Jhon Tobeli (50), penduduk Desa Sangi-nora, Kecamatan Lore Selatan, yang sedang menuju ke Kota Poso. Ketika tiba di Desa Tangkura, korban mampir di kebun penduduk untuk buang air kecil. Tiba-tiba bom yang diduga sudah diletakkan pelaku di loka- si tersebut meledak dan mengenai korban hingga tewas seketika.

Keterangan yang dihimpun menyebutkan, saat bom meledak sebagian besar penduduk sedang bekerja di kebun.

Bom yang meledak tersebut tidak berbeda jauh dengan jenis bom sebelumnya yang biasa diledakkan oleh oknum-oknum yang ti- dak bertanggung jawab di Poso.

Informasi dari kepolisian menyebutkan, hasil penyelidikan sementara bom tersebut adalah bom rakitan yang menggunakan pipa paralon dilengkapi dengan sumbu.

Kepala Kepolisian Resor Poso Ajun Komisaris Besar Polisi Rudi Sufahriyadi saat dihubungi Pembaruan, Rabu pagi, membenarkan adanya ledakan bom yang menewaskan satu orang tersebut. Namun dia menyatakan belum bisa memberikan keterangan lebih terinci karena masih dalam penyelidikan.

"Saya baru dapat informasi tentang ledakan di Tangkura dan benar ada satu orang tewas. Aparat kami sedang melakukan penyisiran dan penyelidikan di lapangan," tuturnya.

Situasi Poso hingga Rabu siang tetap berjalan normal. Masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa. Kendati begitu, aparat keamanan terlihat melakukan penjagaan ketat di wilayah Poso. Kendaraan angkutan umum maupun pribadi diperiksa di pos-pos keamanan.

Tujuh orang diperiksa
Dari pengusutan polisi, tujuh orang diperiksa sebagai saksi. Lokasi kejadian sudah dipasang garis peng- aman polisi .

Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Sulawesi Tengah Komisaris Besar Polisi Nyoman Suryasta ketika dihubungi, membenarkan adanya peledakan bom di daerah pesisir Poso.

"Informasi yang saya terima dari anggota di lapangan, akibat insiden tersebut diketahui seorang meninggal dunia. Saya sekarang ini dari Palu dalam perjalanan menuju ke lokasi ," kata Nyoman .

Dia belum bisa memastikan seberapa besar daya ledak bom tersebut. Namun dari temuan penyelidikan di lapangan, bom itu diperkirakan berdaya ledak besar.

Selain membawa korban ke rumah sakit untuk diotopsi, polisi juga sedang memeriksa serpihan-serpihan material bom tersebut di lokasi ledakan.]

Teror Bom di Poso 2005-2006

28 Mei 2005
Dua bom meledak di pasar Tentena, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso. Sedikitnya 20 orang tewas dan 57 lainnya luka-luka.

12 Juli 2005
Bom meledak di kantor KPUD Poso. Tidak terjadi kerusakan yang berarti dan tidak ada korban jiwa, karena bom yang meledak hanya berupa bom hampa.

17 September 2005
Sebuah bom rakitan meledak di halaman warga di Jalan Wolter Monginsidi No.9, Kelurahan Bonesompe. Mengakibatkan empat warga terluka

9 Januari 2006
Bom meledak di depan pintu gerbang Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST). Sion Poso. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

10 Januari 2006
Sebuah ledakan bom berdaya ledak rendah terjadi di depan kantor Satgas Penanganan Poso. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut.

10 Maret 2006
Sebuah bom meledak di kompleks Pura Agung Jagad Raya, Kabupaten Poso Sulawesi Tengah. Seorang warga, I Nengah Sugarta, mengalami luka-luka parah akibat ledakan tersebut.

3 Agustus 2006
Sebuah bom berkekuatan low explosive meledak di dekat RSU Poso, Jalan Jenderal Sudirman, atau sekitar 200 meter dari rumah dinas Kapolres Poso.

6 September 2006
Sebuah bom meledak di Desa Tengkura di daerah pesisir selatan Poso. Lokasi ledakan sekitar 20 kilometer dari pusat Kota Poso, menewaskan satu orang warga.(joe)

Sumber : suarapembaruan

Ikuti Kami