Rainny: Saya Kecewa Anak Saya Down Syndrome

Impact Story / 25 August 2014

Kalangan Sendiri
Rainny: Saya Kecewa Anak Saya Down Syndrome
Sumber: Jawaban.com
Lori Official Writer
11026

Rainny, seorang ibu yang merasa terpukul dan kecewa kepada Tuhan sebab harus menerima kenyataan bahwa putranya Aurel lahir dengan keterbelakangan fisik dan mental yang disebut dengan down syndrome. Rainny kecewa sebab Tuhan seakan memberinya beban berat yang harus ditanggung seumur hidupnya.

“Yang saya pertanyakan kepada Tuhan: Kenapa sih harus saya? Saya terbangun malam, saya marah sama Tuhan dan  itu beberapa kali terjadi. Dan anak down syndrome ini kan hypotonus, jadi otot-ototnya lemah, dia tidak bisa mengunyah, dia tidak bisa waktu dia bayi dia tidak bisa nyedot susu,” ujar Rainny.

Rainny kerap kali mengeluh dan marah saat menghadapi masa-masa yang sangat melelahkan ketika harus mengurus seorang Aurel dengan kelemahannya yang sangat kompleks itu. Hingga disuatu titik, Rainny menyadari bahwa Aurel pasti memiliki potensi meski mengalami keterbatasan.

Selama 12 tahun merawat dan membesarkan Aurel, Rainny tak sekalipun menyerah untuk mengoptimalkan kemampuan Aurel. Aurel pun aktif terlibat dibidang sosial serta memiliki minat dan bakat yang luar biasa di bidang seni dan musik.  Dari sanalah Aurel mulai membuktikan bahwa keterbatasan yang dimilikinya bukan menjadi penghalang bagi dirinya menjadi anak yang berprestasi dan mampu membanggakan sang bunda, Rainny.

Aurel terus mengasah bakat bermain perkusi serta melukis yang membawanya meraih berbagai prestasi, seperti pernah menggelar pameran lukis sendiri, ikut dalam berbagai event charity serta berbagai music show. “(Aurel) belajar melukis dengan bermain perkusi di satu tempat seperti sanggar, yang memang mereka concern sekali sama anak-anak yang berkebutuhan khusus. Dan ternyata dia berkembang, progresnya bagus sekali dari konsentrasinya juga meningkat,” terang Rainny.  

Saat ini, Aurel bahkan mulai mengasah bakatnya dalam bermain Piano. “Saya kaget sekali karena adiknya les Piano, baru pertama kali trus dia bisik-bisik sama saya: Mah, abang mau belajar Piano. Buat saya apapun yang saya lakukan toh hanya pengen buat dia happy, kalau dia nggak happy buat apa saya pikir”.

Kehadiran seorang anak dalam keluarga adalah sebuah anugerah yang patut disyukuri. Kelemahan fisik bukanlah sebuah kekurangan yang harus terus diratapi, tapi justru dalam kelemahanlah kuasa Tuhan dinyatakan untuk mendatangkan kebaikan bagi orang yang berharap kepada-Nya.

“Saya sebetulnya hanya pengen, selain untuk Aurelnya sendiri pasti dia bangga terhadap dirinya sendiri. Itu yang paling penting dan juga saya mau menunjukkan kepada orang-orang bahwa punya anak down syndrome itu bukan kiamat kog,” tutur Rainny.

 

Sumber Kesaksian: Rainny


Baca Juga Artikel Lainnya:

KDM, Ubah Ribuan Gambar Diri Anak Jalanan

Lebih Enak Jambret Daripada Kerja Halal

Jeratan Narkoba Hancurkan Hidup Hendy Yefta

Pelecehan Masa Kecil Membuat Lina Takut Pada Suami

Wah, Film Nabi Nuh Bakal Hadir Dalam Versi Hewan


Sumber : V140822094900
Kalangan Sendiri
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?