Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Naomii Simbolon

Official Writer
387


Sudah pernah mendengar dan membaca kisah tentang perempuan Ibrani dan bidan Sifra dan Pua?

Jika belum, coba kita simak kisahnya di Keluaran 1:15-22,

"Raja Mesir juga memerintahkan kepada bidan-bidan yang menolong perempuan Ibrani, seorang bernama Sifra dan yang lain bernama Pua, katanya: "Apabila kamu menolong perempuan Ibrani pada waktu bersalin, kamu harus memperhatikan waktu anak itu lahir: jika anak laki-laki, kamu harus membunuhnya, tetapi jika anak perempuan, bolehlah ia hidup." Tetapi bidan-bidan itu takut akan Allah dan tidak melakukan seperti yang dikatakan raja Mesir kepada mereka, dan membiarkan bayi-bayi itu hidup. Lalu raja Mesir memanggil bidan-bidan itu dan bertanya kepada mereka: "Mengapakah kamu berbuat demikian membiarkan hidup bayi-bayi itu?" Jawab bidan-bidan itu kepada Firaun: "Sebab perempuan Ibrani tidak sama dengan perempuan Mesir; melainkan mereka kuat: sebelum bidan datang, mereka telah bersalin." Maka Allah berbuat baik kepada bidan-bidan itu; bertambah banyaklah bangsa itu dan sangat berlipat ganda. Dan karena bidan-bidan itu takut akan Allah, maka Ia membuat mereka berumah tangga. Lalu Firaun memberi perintah kepada seluruh rakyatnya: "Lemparkanlah segala anak laki-laki yang lahir bagi orang Ibrani ke dalam sungai Nil; tetapi segala anak perempuan biarkanlah hidup."

Mungkin, beberapa dari kamu belum pernah mendengar tentang kedua bidan ini, karena memang tidak se-terkenal wanita-wanita sekelas Ruth, Maria, dan yang lainnya. Bahkan namanya saja cuma disebut sekali doang di Alkitab.

Tetapi jika kita membaca ayat di atas, kita bisa melihat gimana kedua bidan ini hidup dalam takut akan Allah sehingga dengan sadar mereka lebih memilih menentang Raja Mesir dan tidak membunuh bayi laki-laki  Ibrani, padahal tindakan itu sangat berisiko bagi nyawa mereka loh.

Namun akhirnya, karena keberanian mereka, Allah memperhatikan dan membuat mereka berumah tangga. Coba renungkan, seandainya nih kamu berada dalam situasi yang serupa, kira-kira kamu bakal milih taat kepada Tuhan atau manusia?

Dalam kehidupan saat ini, khususnya pekerjaan kamu, pernah nggak kamu diperhadapkan dalam situasi seperti ini? Misalnya, bos kamu meminta kamu melakukan hal-hal yang kamu tahu adalah dosa, seperti berzinah, berbohong, korupsi, menggosip, memfitnah dan lain sebagainya. Kamu menjadi bingung karena di lain sisi, jika kamu tidak melakukannya, kamu akan ditekan oleh bos kamu, kamu dianggap sok suci atau munafik, karir kamu menjadi terhalang dan kamu di kucilkan oleh bos kamu. Tapi di lain sisi, kamu juga tidak ingin menyakiti hati Allah.

Sekarang, apa yang harus kamu lakukan? Apakah kamu lebih takut kepada bos dan kehidupan karir kamu atau kepada Tuhan?

Bagi banyak orang, ini sangatlah tidak mudah. Bahkan mungkin beberapa memilih untuk ikut bos demi masa depan karir lebih baik, padahal karir dan segala sesuatu yang kita kuatirkan adalah hal yang kecil dan di dalam genggaman Tuhan.

BACA JUGA : Menjaga Damai Sejahtera Ditengah Kesibukan, Kepenatan dan Kelelahan. Begini Caranya!

Teruntuk kamu, tegakkanlah kebenaran dan kehendak Tuhan baik dalam pekerjaan dan hubungan kamu dengan orang lain, karena itu adalah bentuk dari takut akan Tuhan.

Sekalipun itu sangat merugikan kamu secara daging, sekalipun hal itu membuat kamu kehilangan sesuatu, sebaiknya tetaplah melakukannya.

Kalau dipikir-pikir, apa yang dilakukan bidan Sifra dan Pua sesuatu yang luar biasa, mereka berani menentang perintah seorang raja di dunia demi Raja yang bertahta di Sorga. Semuanya itu, karena mereka hidup dalam takut akan Tuhan.

"Takut akan TUHAN adalah didikan yang mendatangkan hikmat, dan kerendahan hati mendahului kehormatan." (Amsal 15:33)

Jangan pernah takut kehilangan apapun seperti, kekasih, teman-teman di kantor, keluarga atau jenjang karir hingga berkat lainnya hanya karena kamu mempertahankan kebenaran ya. Sebab Tuhan pasti akan memberkati kamu dan melindungi kamu. Bahkan tidak hanya kamu, melainkan keturunanmu dan terpujilah Tuhan!

"Takutlah akan TUHAN, hai orang-orang-Nya yang kudus, sebab tidak berkekurangan orang yang takut akan Dia!" (Mazmur 34:9)

"Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya. Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati." (Mazmur 112:1-2)

"Dalam takut akan TUHAN ada ketenteraman yang besar, bahkan ada perlindungan bagi anak-anak-Nya."(Amsal 14:26)

"Takut akan TUHAN adalah sumber kehidupan sehingga orang terhindar dari jerat maut. "(Amsal 14:27)

Sumber : berbagai sumber

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

BaiqNur Afriliani 8 December 2019 - 12:19:17

Komunikasi lebih dari sekedar kata-kata. Jelaskan .. more..

0 Answer

Ferry Joshua 7 December 2019 - 22:21:38

Samaritan

0 Answer

Ferry Joshua 7 December 2019 - 22:21:05

Samaritan purse

0 Answer


JustinDI 22 November 2019 - 16:40:34
Bapa kami yang di Surga, Dikuduskanlah namaMu Data... more..

JustinDI 22 November 2019 - 16:40:25
Bapa kami yang di Surga, Dikuduskanlah namaMu Data... more..

surya 10 November 2019 - 18:37:53
Hi teman teman JC, nama saya surya, saya mengalami... more..

marisca benedicta 9 November 2019 - 10:23:48
tolong bantu doa, agar saya terlepas dri jeratan h... more..

Banner Mitra November Week 4


7260

advertise with us