Harry Houdini, Pesulap Handal yang Meninggal Karena Usus Buntu

Serba-Serbi Sehat / 18 February 2014

Harry Houdini, Pesulap Handal yang Meninggal Karena Usus Buntu
Sumber: http://1.bp.blogspot.com/
Budhi Marpaung Official Writer
13231

Nama Harry Houdini di pentas hiburan khususnya dunia sulap adalah nama yang sudah tidak asing lagi. Kepiawaiannya melakukan berbagai trik telah menarik perhatian banyak orang pada zamannya bahkan setelah zamannya.

Namun mungkin tidak banyak yang mengetahui bahwa Houdini meninggal dunia karena penyakit usus buntu.

Mengutip blog dreamindonesia.wordpress.com, suatu hari sebelum memulai sebuah pertunjukan, ada dua orang mahasiswa meminta Houdini untuk memperagakan trik kekuatan fisik, yakni menyerap pukulan-pukulan yang dilayangkan pada tubuh bagian atasnya tanpa terluka. Permintaan itu pun dituruti Houdini.  

Beberapa waktu setelah hari pertunjukkan, penyakit usus buntu yang diidap Houdini ternyata makin meradang dan bertambah parah. Dalam usia yang ke-52 tahun atau tepatnya 31 Oktober 1926, pesulap handal itu akhirnya meninggal setelah operasi usus buntunya gagal.

Houdini sendiri dikuburkan pada kotak tempat dirinya biasanya mempertontonkan trik ilusi terkenalnya: “buried alive (dikubur hidup-hidup)”.

 

Baca juga :

Usus Buntu dan Adneksitis

Kisah Nyata Cinta Sejati yang Diterpa Cobaan

3 Cara Agar Cinta dan Seks Jalan Beriringan

Redam Amarah Dengan Minum Air Putih

Join IMAGO Festival 2014  

Sumber : dreamindonesia.wordpress.com / bm
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?