Banyaknya radikal bebas terutama ketika pergantian musim panas ke musim penghujan sering menyebabkan kita mudah terserang berbagai penyakit. Menurut penelitian dari Imperial College London, penderita penyakit asma dan penyakit paru obstruktif kronis lebih sering dirujuk ke rumah sakit saat kadar high particulate matter (polutan) di lingkungan luar cukup tinggi, dan jika tidak dihindari hal ini juga dapat menyebabkan serangan jantung.
Berita baiknya, dalam penelitian itu diungkapkan bahwa antioksidan yang terkandung dalam vitamin C menjadi sebuah pelindung yang paling efektif untuk menjaga daya tahan tubuh. Hasil penelitian tersebut juga menambah satu lagi keunggulan vitamin C, setelah sebelumnya pada 2011 terbukti dapat melindungi paru-paru dari ozon.
Tidak hanya manusia yang tertolong dengan manfaat vitamin C ini. Penelitian yang dilakukan tim dari Universitas California, Riverside, menemukan bahwa tanaman juga terlindungi dari efek buruk ozon jika kadar vitamin C dalam daun tanaman itu ditingkatkan.
Sumber vitamin C alami tidak hanya dapat ditemukan dalam buah jeruk. Namun juga beberapa buah dan sayuran seperti pepaya, paprika merah, brokoli, kubis, stroberi dan kiwi.
Selain menjaga tubuh jasmani kita dari efek buruk polusi udara, kita juga harus menjaga rohani kita dari efek buruk polusi dosa. Hal ini merupakan bentuk pengucapan syukur kita kepada Tuhan yang harus terus dilakukan sepanjang usia kita.
Sumber : kompas.health/vina
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”