7 Cara Ajarkan Keintiman Pada Anak (P1)

Parenting / 14 May 2015

Kalangan Sendiri
7 Cara Ajarkan Keintiman Pada Anak (P1)
Sumber: Google
Theresia Karo Karo Official Writer
3419
Seberapa efektif anda sebagai orang tua, mengajarkan keintiman lewat teladan kepada anak-anak anda? Apakah mereka melihat anda berbicara dan bersikap dengan kasih satu sama lain, atau mereka melihat anda menghindari suatu masalah dengan menjaga jarak? Apakah anda menunjukkan teladan sikap yang tidak sehat, bahkan kecanduan yang mengajar mereka tentang menyangkal atau mengobati perasaan mereka?

Berikut ini beberapa tips untuk menunjukkan keintiman saat anda berinteraksi dengan pasangan dan anak-anak:

Bicara
Berbicaralah dengan anak-anak anda, bukan berbicara kepada anak-anak anda. Jadilah pendengar yang baik (tips ini juga berlaku dalam interaksi anda dengan pasangan).

Bukan memaksa
Jangan memaksa anak anda untuk menjawab setiap pertanyaan anda. Beri mereka kebebasan untuk berbicara, saat mereka merasa aman untuk melakukannya.

Mengaku salah
Bila anda berbuat salah, akuilah hal ini kepada anak-anak anda. Jangan takut bahwa mereka akan menggunakan pengakuan anda untuk melawan anda nantinya. Jangan memberi contoh sikap saling menyalahkan di depan mereka, tapi terimalah tanggung jawab anda.

Jadilah teladan tentang bagaimana membuat perubahan dan atau ganti rugi untuk kesalahan yang telah anda lakukan. Anak-anak anda akan menghormati orang yang tahu bagaimana harus mengakui kesalahan dan berniat untuk membuat perubahan. Mereka tidak membutuhkan orang tua yang sempurna.

Utarakan perasaan anda
Gambarkan kepada mereka bagaimana perasaan anda saat anda marah, kesepian, takut, atau sedih. Jangan harapkan mereka untuk memperbaiki perasaan anda. Tidak apa-apa bila anda menitikkan air mata di depan mereka selama mereka tidak merasa bahwa mereka bertanggung jawab untuk mengatasi masalah anda.

Sumber : Jawaban.com
Kalangan Sendiri
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?