JC Alert - Money
JC Alert (Beta Ver.)
Pengumuman Pemenang Kuis Planetshakers
Pemenang Lomba Puisi Harapan Bagi Indonesia
Pengumuman Pemenang Kuis TW Youth
Pengumuman Pemenang Jawaban.Com FB Competition
Kenal Lebih Dekat Moderator Forum Yuk....
Gabung yuk di Mukjizat Terjadi at Yahoo Group
Celebrate Our Savior! Listen to CBN Radio
Money
Chat Email SMS Milist
Chating Online 24 Jam. Kapanpun dan dimanapun Anda bisa menghubungi konselor kami via chating disini!
Mau curhat atau konseling via email?
Segera kirimkan email ke konsultasi@jawaban.com sekarang juga
Konselor kami akan selalu siap menjawab email Anda dan mendoakan segala permasalahan yang Anda hadapi
Anda bisa konseling, minta dukungan doa atau bahkan curhat tentang apa saja disini, Konselor kami akan selalu setia melayani Anda. Nonstop 24 jam.

Hubungi HOTLINE 021-89903344 dan TOLL FREE 0-800-151-3344 (bebas pulsa khusus PSTN (non-selular) dari luar DKI Jakarta)

Ingin curhat via SMS? SMS ke 0817-994-3344
<br />
<b>Notice</b>:  Undefined index:  cat_id in <b>/home/jawaban/public_html/news/health/detail.php</b> on line <b>58</b><br />
<br />
<b>Notice</b>:  Undefined index:   in <b>/home/jawaban/public_html/news/health/detail.php</b> on line <b>58</b><br />
Terapi Menulis
- Jawaban -

Kita sering lalai menghayati batapa manusia adalah makhluk yang butuh bercerita. Bercerita dan didengar adalah kebutuhan manusia yang sangat primal. Menulis umum kita lakukan ketika merasa tidak ada yang mendengarkan, atau cerita kita terlalu pribadi. Dengan kata lain untuk katarsis. Tujuan utama tulisan katarsis adalah mengeluarkan. Makin lama semakin melegakan.

Menulis terjadi pada saat seseorang dalam kondisi depresif. Kita merasa sedih ketika sebuah pengalaman menyenangkan berakhir, sehingga terdorong untuk memperpanjang sensasi bahagia tersebut dengan menulis.

Ketika sedih, kita mencoba mencari penjelasan untuk mengurangi rasa sedih tersebut. Kita menulis untuk menjelaskan pada diri kita.

Menulis melibatkan keaktifan seseorang dalam menerjemahkan pengalaman emosi mereka dari pengalaman langsung (melihat, mendengar) menjadi simbolik (bahasa, kata) dan merupakan proses mental analisis.

Mungkin Anda tidak menyadari bahwa pada saat Anda menulis, berarti Anda sedang melakukan terapi. Yang sulit adalah mengukur sudah seberapa terapeutik kah kegiatan menulis Anda.

Relatif semua tingakah laku, untuk jangka panjang, lebih baik dilakukan secara sadar. Seseorang sebisa mungkin memahami apa yang sedang ia alami ketika ia melakukan sesuatu.


View: 1379 times
Sumber: editor's choice

   Comment  |   Kirim  |   Print  |   Archive  

NO COMMENT YET!!!