JC ID

Pass

Forget?

Register?

Thread

Video

Photo Box

Article

Pray For

Daily Devotional

- Daily Devotional -
View : 4645 times

Keuletan


Mazmur 37:23-24
TUHAN menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepada-Nya; apabila ia jatuh, tidaklah sampai tergeletak, sebab TUHAN menopang tangannya.

Bacaan Alkitab setahun: Amsal 23; Efesus 6; 2 Tawarikh 8-9

Abraham Lincoln adalah contoh seorang yang ulet dan pantang menyerah. Walaupun mengalami banyak kegagalan dalam hidupnya, ia bangkit kembali dan tidak putus asa. Lihatlah catatan kehidupannya yang dipenuhi kegagalan:

1816 - Keluarganya diusir dari rumahnya. Ia harus bekerja.
1818 - Ibunya meninggal dunia.
1831 - Bisnisnya gagal total.
1832 - Kalah dalam Dewan Perwakilan. Ia kehilangan pekerjaan. Mencoba masuk sekolah hukum tetapi tidak diterima.
1833 - Meminjam uang untuk memulai bisnis dan bangkrut pada tahun yang sama. Ia harus melunasi hutangnya selama 17 tahun.
1834 - Menang dalam Dewan Perwakilan.
1835 - Bertunangan, namun tunangannya meninggal dan ia patah hati.
1836 - Mengalami nervous breakdown dan harus berbaring di tempat tidur selama 6 bulan.
1838 - Ingin menjadi Speaker of State Legislature, tetapi gagal.
1840 - Ingin menjadi Elector, tetapi gagal.
1843 - Ingin menjadi anggota Kongres, tetapi gagal.
1846 - Akhirnya berhasil menjadi anggota Kongres.
1848 - Gagal untuk dipilih kembali sebagai anggota Kongres.
1849 - Melamar pekerjaan sebagai land officer, tetapi ditolak.
1854 - Ingin menjadi anggota Senat, tetapi gagal.
1856 - Mencalonkan diri untuk menjadi Wakil Presiden, hanya mendapat kurang dari 100 suara.
1858 - Kembali mencoba untuk menjadi anggota senat, tetapi kalah.
1860 - Menjadi Presiden Amerika Serikat.

Satu kunci keberhasilannya yaitu ia tidak melihat kegagalannya sebagai satu kejatuhan dan akhir dari segalanya. Lincoln berkata, "Jalan hidup yang saya lalui memang licin dan saya sering tergelincir. Tapi saya bangkit lagi dan berkata kepada diri saya sendiri, ‘Saya hanya tergelincir dan bukannya jatuh, sehingga tidak ada alasan bagi saya untuk tidak bangkit lagi'."

Apakah Anda menyebut kegagalan itu tergelincir atau kejatuhan dalam hidup Anda hanya tergantung dari niat Anda untuk bangkit kembali.

Sumber : 365 Hari Perjalanan Bersama Tuhan

CBN renungan mobile

COMMENTS

COUNSELLING

Add Your Comment

Nickname
Email
Comment
  • * `ty

    2009-06-22 09:36:39
    Cayoooooo... cayooooo kegagalan adalah ilmu utk lebih maju` Trima kasih Tuhan atas semangat Rohani hari ini. Love Jesus..... Gbu All
  • * ome

    2009-06-22 09:12:30
    mantapsss...maju lagi...thanks...
  • * Adhi

    2009-06-22 09:08:40
    Proses belajar terjadi di saat kegagalan di alami, terima kasih Tuhan buat semua yang telah Kau lakukan atau terjadi dalam hidupku, ku kan selalu mengucap syukur, Amin.
  • * lala

    2009-06-22 09:03:40
    amiennnnFirTu hari ini membuat aku semangat lagi karena kasih Allah senantiasa nyata
  • * lidya_mm

    2009-06-22 09:00:20
    Thx Lord. Aku yakin saat aku tergelincir banyak hal yg dapat aku pelajari dan aku akan bangkit bersama-MU sebagai pemenang untuk kemulian-MU. Aku gak akan menyerah Tuhan, aku ingin memberikan yg terbaik yg aku bisa hanya untuk-MU.Dan aku percaya janji MU yang terbaik bagi hidupku. Semangat !!!