Daily Devotional
- Daily Devotional -
View : 7147 times
Jangan Mengabdi Pada Masalah
Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 134; 2 Korintus 7; 1 Tawarikh 3-4
Anda tidak dapat meraih kemenangan selama masalah merupakan hal terbesar dalam hidup Anda. Tuhan menyadarkan saya akan kenyataan ini beberapa tahun yang lalu. Pada waktu itu saya sedang menghadapi beberapa masalah yang tampaknya sangat besar bagi saya. Walaupun saya melawannya, saya lebih memikirkan masalah-masalah itu daripada janji-janji Allah sebagai tempat berpijak.
Kemudian saya melihat sesuatu dalam Matius 6:24-25, "Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada mamon. Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah menaruh pikiran akan hidupmu" (KJV). Saya telah membaca ayat itu ratusan kali, tetapi pada hari itu saya melihat sesuatu yang tidak pernah saya perhatikan sebelumnya. Saya melihat bahwa segera setelah Yesus mengatakan, "Tidak seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan," Dia berkata, "Jangan menaruh pikiran." Tiba-tiba terlintas pada saya kebenaran ini: Kita mengabdi kepada pikiran-pikiran kita!
Itulah sebabnya Yesaya 55 menyatakan kepada kita untuk meninggalkan pikiran-pikiran kita, dan dengan Firman, ambillah pikiran-pikiran Tuhan. Itulah sebabnya 2 Korintus 10:5 menyatakan untuk membuang pikiran yang bertentangan dengan Firman dan menawan setiap pikiran untuk patuh kepada Kristus.
Maukah Anda mendapat kebebasan dari masalah-masalah Anda hari ini? Berhentilah mengabdi pada masalah Anda! Jangan membiarkan masalah merongrong pikiran Anda. Dan jangan menunggu sampai keadaan berubah baru melakukannya. Sadarilah bahwa keadaan takkan berubah sebelum Anda beralih dari pemikiran yang keliru pada pemikiran yang benar.
Saya tahu itu tidak mudah untuk dilakukan. Tetapi Anda dapat melakukannya jika Anda mau berbuat tiga hal ini: Pertama, ingatlah bahwa Anda tidak sendiri. Anda mempunyai Firman (pikiran Tuhan). Anda mempunyai Roh Kudus untuk menguatkan Anda dan Anda mempunyai pikiran Kristus.
Kedua, bergaullah dengan orang-orang yang penuh iman. Biarkan mereka yang berbicara. Bersikaplah sebagai seorang pendengar. Bergabunglah dengan iman mereka dan lawanlah kegelapan. Ketiga, pujilah Tuhan. Lakukanlah hal yang diperlukan untuk membuat Anda memuji-muji Dia. Bila Anda memulai dengan pujian, hadirat Tuhan akan membuang semua pikiran yang mencemaskan dan menjatuhkannya!
Masalah Anda bukanlah hal yang terbesar dalam hidup Anda. Yesuslah yang terbesar. Hendaklah Anda mengabdi kepada-Nya dengan pikiran Anda maka Dia akan membebaskan Anda.
Anda tidak dapat meraih kemenangan selama masalah merupakan hal terbesar dalam hidup Anda.
Sumber : Kenneth & Gloria Copeland – Dari Iman ke Iman
Teaching









COMMENTS
COUNSELLING
* murti
2009-05-15 17:27:53Saat aku melihat n mau menghadapi masalah terasa berat n kayaknya ngak mungkin aku selesaikan...tapi saat dah hadapi masalah n ngak bisa kabur dari masalah tu ternyata ngak seberat yang aku bayangkan,karena Yesus yang selesaikan masalahku n menghiburku ...Makasih Tuhan Yesus karena selalu menyertai dalam setiap masalahku..i love U
* Dedy
2009-05-15 08:17:10Terima kasih Tuhan, masalah yang terbesar dalam hidupku adalah jerat dosa sex yang selama ini aku alami. Dan selama ini pula aku berusaha melawannya, namun aku semakin terjerat.Namun dengan membaca artikel ini, aku menjadi diberkati dan tahu apa yang harus aku lakukan.Memang tak sepatutnya aku berkutat pada masalah atau pikiran itu. namun yang seharusnya ku lakukan adalah merenungkan dan melakukan pikiran - pikiran Allah dalam setiap kehidupanku. Amin
* flowren
2009-05-14 18:26:53Thx Tuhan buat firman-Mu pada hari ini, saya merasa diberkati dan diingatkan kembali akanmasalah terbesar yang sya hadapi. Biarlah firman-Mu ini menjadi kekuatan bagi saya didalam menjalani khidupan,amin.GBU
* Messy
2009-05-14 16:56:15Thx God..disaat aq rapuh , Engkau selalu mengingat kan aq akan Engkau..
* ari
2009-05-14 14:01:03Tuhan pasti memberikan jalan keluarb kepada anak yang meminyta pada BAPa nya,GBU.