Daily Devotional
- Daily Devotional -
View : 5260 times
New Challenge
Banyak orang berusaha untuk menaklukkan Mount Everest, puncak tertinggi dari pegunungan Himalaya. Selama ini kesuksesan hanya diibaratkan dengan sebuah keberhasilan mencapai puncak. Ijinkan saya memberikan sebuah tantangan baru, menuruni gunung.
Manakah yang lebih sulit, naik ke atas atau turun ke bawah? Sebagian orang akan berkata bahwa naik ke atas akan jauh lebih berat daripada turun ke bawah. Itulah sebabnya orang berlomba-lomba menjadi nomor satu. Meraih posisi puncak.
Bagi saya jauh lebih sukar bagi seseorang untuk mengerti apa arti turun ke bawah. Saya setuju bahwa kita harus menjadi orang yang berhasil, namun betapa sering kita menjadi lupa diri, lupa akan orang lain bahkan lupa akan Tuhan ketika kita telah berada di puncak.
Betapa seringnya kita terpaku ketika telah mencapai puncak hingga lupa akan orang lain karena jarak yang terlampau tinggi telah memisahkan kita dengan mereka. Kita tidak diciptakan hanya untuk mengejar sukses, tapi juga membagikan dampak kesuksesan itu bagi orang-orang di sekeliling kita. Hal itu hanya terjadi ketika kita memiliki hati seorang hamba dan rela turun untuk membawa sebuah misi baru, membagikan kasih Allah.
Setelah Anda berada di Puncak, jangan pernah lupa memikirkan cara untuk turun ke bawah.
Sumber : jawaban.com
Teaching









COMMENTS
COUNSELLING
* SK
2007-10-19 09:23:12Sering kali yg ada dibenak kita cuman bagaimana cara naik ke puncak setelah dipuncak tdk menyadari bahwa kita pasti akan menurunin puncak tsb,semakin tinggi akan semakin sakit saat terjatuh kebawah, karena itu kita harus mulai memikirkan bagaimana bisa turun dengan selamat sampai di bawah.
* jo
2007-10-19 08:58:29Hal ini memang sering terjadi dalam kehidupan sehari2, tanpa kita sadari kita sudah meninggalkan kasih mula2 kepada Tuhan dan akhirnya kita jadi lupa daratan, kita selalu berdoa untuk mencapai puncak, namun kita lupa dari mana datangnya kesuksesan kita, Jika kita sudah berada dipuncak turunlah, jangan sampai akhirnya Tuhan yang menurunkan kita dengan paksa.