Kisah Nyata Suami Istri Mantan Preman di Masa Lalu

Impact Story / 5 June 2013

Kisah Nyata Suami Istri Mantan Preman di Masa Lalu
daniel.tanamal Official Writer
12465

Ibu Heni dan Bapak Sero adalah pasangan suami istri yang mempunyai masa kelam di masa lalu. 28 tahun yang lalu, keduanya sama-sama hidup didalam dunia jalanan yang penuh kekerasan dan berprofesi sebagai preman. Lika-liku kehidupan mereka begitu beragam dalam dunia hitam tersebut, hingga mereka meninggalkannya.

Ibu Heni sendiri datang merantau ke Jakarta tepatnya di daerah Cililitan. Di terminal Cililitan itulah Ibu Heni menjalani kehidupannya sebagai preman. Kondisi dan situasi yang penuh kekerasan didunia jalanan juga kebingungan Ibu Heni mau melakukan apa di ibukota yang membuatnya menjadi pribadi yang keras dan punya temperamen tinggi. Dirinya bahkan dikenal sadis dan brutal jika berhadapan dengan lawannya.

Dalam dunia itulah Ibu Heni bertemu dengan Bapak Sero, seorang pria yang punya jiwa keras dan tegas. Cinta mereka pun bersemi di terminal, dunia jalanan yang penuh kekerasan. Mereka pun akhirnya hidup bersama satu atap namun tanpa ikatan pernikahan resmi dan kudus selama 20 tahun. Hingga mereka disadarkan untuk mengikat hubungan mereka dalam pernikahan kudus dan catatan sipil.

Kini kehidupan mereka telah berubah 180 derajat. Mereka tidak lagi menjadi preman. Mereka juga dikaruniai dua orang anak dan dua orang cucu. Saat ini mereka menjadi sahabat para preman, untuk menasehati dan member pencerahan hidup. Bagi mereka melakukan kebenaran dan menginspirasi orang lain melalui gaya hidup sederhana dan apa adanya adalah segalanya.

 

 

 

 


 

 

 

Sumber : V120719153308
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?