Recharge Your Soul
Kepompong, Kupu-kupu dan Kristus

Related Articles
THURSDAY, 14 APRIL 2011
Total View : 2344 times
Sungguh menakjubkan apa yang seorang gadis mampu lakukan untuk cinta.
Istri saya, Jean dan saya tinggal bertetangga selama sepuluh tahun sebelum akhirnya menikah. Salah satu ketertarikan saya saat sekolah menengah adalah biologi dan memicu saya untuk mengkoleksi ulat hidup. Rumah mereka adalah kotak sepatu, ditutup dengan kasa kawat. Ketika saya pergi berlibur, Jean dengan setia memberi mereka makan daun pohon willow yang masih segar. Dia sangat membencinya.
Akhirnya ulat-ulat itu berhenti merangkak dan mengunyah, mereka melekatkan buntut mereka ke atas dan menempel diam, akhirnya tubuh mereka dilapisi pembungkus kecil berwarna abu-abu. Saya membuka kasa kawat itu dan menunggu.
Satu demi satu, kepongpong itu mulai terpelintir dan berguncang, dan tiba-tiba robek. Seekor kupu-kupu mulai keluar. Proses ia keluar berlangsung berjam-jam, dengan lembut ia keluarkan sayapnya, memompa cairan ke sayapnya sehingga bisa terbentang sepenuhnya. Kemudian kupu-kupu itu dengan anggun melompat keluar dan terbang mengikuti angin musim panas berhembus, tidak meninggalkan apapun kecuali kepompong yang telah rusak yang menggambarkan hal itu bekas sebuah belenggu.
Kepompong dan kupu-kupu itu memberikan gambaran tentang kubur yang kosong dari Tuhan kita, Yesus Kristus. Ketika Petrus dan Yohanes mendengar berita bahwa tubuh Tuhan telah hilang dari kubur, mereka lari dari penginapan menuju kubur itu. Ketika Petrus masuk ke dalam kubur dan yang ia temukan hanyalah kain kafan tergeletak di tanah (Yohanes 20:6). Kain kafan itu sebelumnya membungkus seluruh tubuh yang terbaring disana, sekarang menjadi saksi bisu bahwa mayat yang sebelumnya terbungkus oleh kain itu kini telah hidup kembali.
Belenggu maut itu telah dipatahkan. Kristus telah bangkit! Kita dapat menghadapi masa depan dengan penuh kepastian bahwa Yesus yang hidup itu akan menolong kita, membimbing kita, memberi kita pengharapan bagi masa depan. Dan sejak Dia hidup, masalah kita tidak ada yang tidak terselesaikan. Kepompong yang rusak itu adalah kain kafan-Nya, sebuah proklamasi kemenangan Kristus atas maut. Karena Dia hidup, tidak ada yang mustahil lagi. (by Dr. Ralph F. Wilson/ Joyfulheart.com)
Sumber : Joyfulheart.com
Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa aku seorang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri. Aku membutuhkan Engkau. Aku mengakui bahwa aku telah berdosa terhadap Engkau. Saat ini aku minta agar darah-Mu menghapuskan segala kesalahanku. Hari ini aku mengundang Engkau, Tuhan Yesus, mari masuk ke dalam hatiku. Aku menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau Yesus adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan dan memulihkanku. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin!
Saya sudah berdoa dan mempercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat secara pribadi
Other Articles
Teaching

Roh Kudus, Karunia Terbesar Dari Tuhan
Tidak tahukah kamu bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu ? (I Korintus 3:16)Precious Minutes
Video Teachings by :
Special Teaching
Written by :

TV Programs

Apakah kematian lebih baik dari sebuah kehilangan ?
Senin, pk. 24.30 WIB di SCTV

Narkoba nyaris hancurkan karirku sebagai artis
Senin-Jumat, pk. 23.00 WIB di O Channel
Senin-Jumat, pk. 07.30 WIB di Family Channel
Rabu, pk. 21.30 WIB di Jogjakarta TV
Senin-jumat pkl 08.00 wib dan 20.wib di Life Channel

Anak rocker terkenal terjebak narkoba
Jumat, pk. 24.30 WIB di MNC TV
Sabtu, 21.00 WIB di U Channel

Usaha Dan Kerja keras Berbuah Prestasi










COMMENTS
COUNSELLING
No comment yet