Teaching
Panggilan Atau Terpanggil Saja?

Related Articles
THURSDAY, 03 NOVEMBER 2011
Total View : 940 times
Kebanyakan dari kita terkadang tidak mengerti apakah yang sudah kita lakukan untuk Tuhan itu merupakan panggilan dalam hidup kita ataukah hanya merasa terpanggil saja. Dalam hidup kita, seringkali kita tidak menyadari hal-hal seperti itu sehingga dengan mudah kita mengklaim bahwa yang kita lakukan itu sudah merupakan panggilan.
Merasa terpanggil, tentu mempunyai sisi positif yaitu melakukan tugas kita sepenuh hati, tapi hal itu hanya dapat bertahan sementara. Sisi negatifnya adalah hal tersebut berasal dari keinginan kita yang terselubung, atau dari rasa takut, atau dari rasa bingung, atau bahkan berasal dari rasa ingin bersaing.
Lalu bagaimana cara membedakannya? Panggilan membuat kita mendapatkan kedamaian yang dashyat saat melakukannya dan membuat jiwa kita beristirahat. Mungkin ketika Piter dipanggil, dia belum merasakan itu panggilannya. Yesus bertanya sampai tiga kali padanya, “Apakah engkau mencintai-Ku?” Itulah motivasi utama kita dalam melayani Yesus, karena mencintai-Nya. Setelah itu, ketika dihadapkan dengan cobaan berat, Piter malah dengan berani memberitakan tentang Yesus sampai rela mati sama seperti Gurunya mati.
Yudas tentu saja hanya merasa dipanggil saja. Alkitab mengatakan dia kecewa dengan wanita yang menuangkan minyak yang mahal untuk Yesus di Yoh 12:6 padahal memang kita harusnya seperti itu terhadap Yesus. Memberikan yang terbaik dari diri kita. Dampaknya sungguh bertolak belakang ketika kita memang melakukan panggilan itu atau hanya terpanggil saja. Yudas akhirnya gantung diri dan tidak menikmati uang yang dia dapatkan. Sebaliknya, Piter ataupun murid-murid Yesus lainnya menyelamatkan ribuan jiwa.
Akibat yang kita rasakan mungkin tidak sedramatis itu. Namun, tetap ada dampaknya. Ketika itu panggilan kita, maka dengan berani kita katakan, “Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus.” (Fil 3:8) Kata-kata seperti ini akan ada di dalam hati kita bila memang kita mengerjakan panggilan yang sudah Yesus berikan di dalam hati kita, panggilan apapun itu.
View writer's profile
Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa aku seorang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri. Aku membutuhkan Engkau. Aku mengakui bahwa aku telah berdosa terhadap Engkau. Saat ini aku minta agar darah-Mu menghapuskan segala kesalahanku. Hari ini aku mengundang Engkau, Tuhan Yesus, mari masuk ke dalam hatiku. Aku menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau Yesus adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan dan memulihkanku. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin!
Saya sudah berdoa dan mempercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat secara pribadi
Other Articles
Teaching

Roh Kudus, Karunia Terbesar Dari Tuhan
Tidak tahukah kamu bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu ? (I Korintus 3:16)Precious Minutes
Video Teachings by :
Special Teaching
Written by :

TV Programs

Apakah kematian lebih baik dari sebuah kehilangan ?
Senin, pk. 24.30 WIB di SCTV

Narkoba nyaris hancurkan karirku sebagai artis
Senin-Jumat, pk. 23.00 WIB di O Channel
Senin-Jumat, pk. 07.30 WIB di Family Channel
Rabu, pk. 21.30 WIB di Jogjakarta TV
Senin-jumat pkl 08.00 wib dan 20.wib di Life Channel

Anak rocker terkenal terjebak narkoba
Jumat, pk. 24.30 WIB di MNC TV
Sabtu, 21.00 WIB di U Channel

Usaha Dan Kerja keras Berbuah Prestasi










COMMENTS
COUNSELLING
* Mel Indiana
2012-02-06 23:33:42Amien,Halleluya!!
* loly
2012-01-04 19:46:35Terima kasih Tuhan Yesus Engkau yang memanggilku untuk ambil bagian dalam pekerjaanMu yang mulia Pakailah hidupku untuk menjadi alatMu sesuai dg PanggilanMu