JC ID

Pass

Forget?

Register?

Thread

Video

Photo Box

Article

Pray For

Teaching

Meragukan Tuhan

FRIDAY, 13 AUGUST 2010

Total View : 3599 times

Ketika sedang melakukan latihan berat, sangat bijaksana jika Anda menjaga kepala Anda tetap di atas jantung sehingga otak Anda akan semakin banyak dialiri aliran darah yang kaya oksigen. Saya menemukan bahwa prinsip ini juga berlaku di area lain dalam kehidupan kita. Jika kita membuat keputusan besar dipandu hati tanpa melibatkan pikiran, maka kita dapat bertindak tidak bijaksana.

Satu pengecualian untuk aturan ini adalah ketika kita berbicara tentang iman. Pada saat saya mulai merenungkan beberapa kisah, janji dan prinsip Alkitab dari perspektif manusia, seringkali keraguan mulai merayap masuk ke dalam pikiran saya. Coba bayangkan hal ini: air berubah menjadi anggur, orang banyak diberi makan hanya dengan lima potong roti dan dua ekor ikan, laut terbelah sehingga orang bisa menyeberanginya tanpa perlu belajar berenang dulu, anak kecil membunuh raksasa, orang mati bangkit dan hidup kembali... ayolah! Semua kisah ini bagaikan cerita novel fiksi.

Untungnya Tuhan tahu apa yang saya pikirkan dan keraguan yang saya alami (seperti yang dialami oleh Thomas) tapi Dia tetap mengasihi saya. Ketika pikiran saya mulai menyusuri jalan-jalan keraguan, saya justru mempertanyakan hal yang sebaliknya. Dapatkah saya percaya bahwa Yesus adalah seorang pembohong? Mungkinkah Tuhan itu tidak ada atau tidak setia? Apakah tidak ada rancangan dalam hidup saya... dalam hidup setiap orang? Ketika saya mati, apakah itu akhir dari semuanya?

Nah, bila Anda merenungkan pertanyaan ini maka Anda akan menemukan bahwa jawabannya adalah TIDAK! Saya hanya tidak percaya bahwa kita ada di dunia ini begitu saja dan berjuang sendiri hingga akhirnya berubah menjadi debu. Saya sudah terlalu banyak mengalami pertemuan yang spektakuler dan tak terbantahkan antara saya dengan Tuhan sehingga saya tidak bisa berhenti untuk percaya. Ada kalanya baik saya sedang percaya atau tidak, jawaban dari pertanyaan-pertanyaan itu kembali menjadi jelas bahwa SAYA PERCAYA.

Amsal 3:5
Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.

Tapi kenapa iman saya begitu lemah? Saya suka untuk berpikir bahwa hal itu dikarenakan pikiran saya yang terlalu kuat, tapi tentu saja bukan itu alasannya. Saya sering jatuh dalam pertanyaan, “Apa yang sudah Tuhan lakukan buat saya akhir-akhir ini”. Saya perlu sering diingatkan bahwa Tuhan selalu bersama saya, tapi saya sering lupa untuk melakukan bagian saya; mencari wajah-Nya. Saya menjalani kehidupan yang penuh dengan kesibukan, lalu tiba-tiba saya menyadari kebutuhan akan kenyamanan, kedamaian, perlindungan dan istirahat lalu bertanya-tanya kenapa saya tidak mendapatkannya.

Matius 14:31 mengatakan, “...Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?” Meskipun Tuhan telah membuktikan dirinya kepada saya berkali-kali, Tuhan benar-benar ada di atas perahu bersama-sama dengan murid-murid-Nya yang bebal. Lemahnya iman saya terkadang mengherankan diri saya sendiri.

Iman perlu dilatih dan dipelihara agar menjadi kuat. Iman harus terus dipelihara baik di saat senang maupun di tengah kesibukan, tidak hanya ketika kita sedang tertekan dan putus asa.

Jika Anda mulai meragukan kasih Tuhan, janji-Nya, kesetiaan-Nya, atau bahkan keberadaan-Nya, cobalah untuk membayangkan bagaimana jadinya jika semua itu memang palsu. Dapatkah kita tetap berdiri tegak? Saya tidak bisa melakukannya, apakah Anda bisa? Jadi singkirkan semua jalan keraguan dan kebimbangan dan berbaliklah kepada jalan iman, lalu tinggallah diam. Saatnya untuk berubah dan menjaga hati Anda (dan roh Anda) di atas pikiran Anda. Anda tidak selalu dapat melihat apa yang telah dilakukan-Nya bagi Anda akhir-akhir ini, tapi apa yang pernah dilakukan-Nya sekali dan untuk semua adalah dasar yang tak dapat disangkal untuk membangun iman yang teguh.

Sumber : Diane Markins

View writer's profile




CBN renungan mobile
Apakah Anda diberkati oleh artikel di atas? Anda ingin mengalaminya? Ikuti doa di bawah ini :

Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa aku seorang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri. Aku membutuhkan Engkau. Aku mengakui bahwa aku telah berdosa terhadap Engkau. Saat ini aku minta agar darah-Mu menghapuskan segala kesalahanku. Hari ini aku mengundang Engkau, Tuhan Yesus, mari masuk ke dalam hatiku. Aku menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau Yesus adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan dan memulihkanku. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin!


Saya sudah berdoa dan mempercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat secara pribadi
Pertama kali mengikuti Doa PertobatanPemulihan
Nama Lengkap :
Email

COMMENTS

COUNSELLING

Add Your Comment

Nickname
Email
Comment

  • * urie

    2011-02-04 07:25:24
    Tuhan Yesus, aku percaya kepadaMU, pimpin aku dengan roh kudusMu utk tetap setia kepadaMu, sampai akhirnya aku menutup mata. Tuhan punya rencana atas setiap pribadi.. dan tetap percaya sekalipun saat ini engkau menderita.....Tuhan ijinkan, spy engkau lebih dekat kepadaNya.Amin
  • * eka

    2011-02-03 11:24:30
    saat aku add coment ini,anakku dirawat di rs krn radang paru2 seminggu lalu,dan saat anakku keluar aku bersyukur krn ini adalah salah satu jalan berkat buatk kel kami,tp org2 di dekat kami mentertawakan kami,mana ada sakit jadi berkat,dan hari ini anakku masuk rs lagi imanku mulai goyah apakah Tuhan mendengar dan menjawab doaku untuk kesembuhan anakku..
  • * Lasniarti

    2010-10-26 10:06:53
    I Llke it.... Gbu
  • * Jacky

    2010-08-14 11:17:08
    JanjIMu seperti fajar pagi hari. Yang tiada pernah terlambat bersinar. CintaMu seperti sungai yang mengalir dan kutahu betapa dalam kasihMu.
  • * Theo

    2010-08-13 06:28:29
    Tuhan Yesus, trimakasih sdh melayakn sy tuk trima kasih karuniMu.. Teguhkn iman sy tuk sllu bpegang pd janji2Mu^^ PRAISE THE LORD!!!