JC ID

Pass

Forget?

Register?

Thread

Video

Photo Box

Article

Pray For

Special Teaching

Hidup Dengan Rasa Tertuduh

detail_img

Related Articles

WEDNESDAY, 16 FEBRUARY 2011

Total View : 3050 times

Supaya terpujilah kasih karunia-Nya yang mulia, yang dikaruniakan-Nya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihi-Nya. Sebab di dalam Dia dan oleh darah-Nya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karunia-Nya. –Efesus 1:6-7

Kita adalah orang-orang yang dikasihi Allah dan diterima oleh-Nya sebagaimana diri kita. Kasih sayang-Nya tidak bersyarat bagi kita, tidak berbatas dan melimpah bagi kita. Oleh kasih karunia-Nya, kita menerima pengampunan, penebusan dan keselamatan. Ini berarti kita tidak usah sempurna dahulu untuk menjadi benar di hadapan Allah. Melalui iman kita di dalam Tuhan, kita dibenarkan, kita menerima kasih karunia dan berkat-Nya. Namun ada hal-hal yang bisa membuat janji dan berkat Allah tidak terjadi dalam kehidupan kita.

Walaupun sudah bertobat, menerima pengampunan dan lahir baru, kita bisa hidup di bawah self-condemnation, hidup dengan rasa tertuduh, terhukum, bersalah. Kita masih merasa bersalah atas dosa masa lampau kita, merasa diri kita tidak layak dan tidak bisa menjadi seperti apa yang Tuhan inginkan. Ini membuat kita tawar hati dan patah semangat, akibatnya kita tidak bisa hidup dibebaskan dan dilepaskan total. Jika Anda seperti ini, fondasi kekristenan Anda sudah salah.

Sadari bahwa Tuhan tidak pernah menginginkan untuk kita terus merasa bersalah atau tertuduh (Roma 8:1). Tuhan mengasihi kita, karena itu Dia mengampuni kita. Allah berkata bahwa jika kita mengaku dosa Dia setia dan adil mengampuni kita (1 Yohanes 1:9). Terima dan percaya ini oleh karena iman kita di dalam janji-Nya, bukan karena apa yang kita rasa. Di mata Tuhan kita adalah orang yang dikuduskan, dibenarkan, disucikan. Kalau Anda tidak percaya pengampunan dari Tuhan dan membawa rasa tertuduh selalu, Anda akan menjadi Kristen yang tidak percaya diri dan lemah.

Aku, Akulah Dia yang menghapus dosa pemberontakanmu oleh karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu. Ingatkanlah Aku, marilah kita berperkara, kemukakanlah segala sesuatu, supaya engkau nyata benar! –Yesaya 43:25-26

By: Dr. Keith Johnson

View writer's profile




CBN renungan mobile
Apakah Anda diberkati oleh artikel di atas? Anda ingin mengalaminya? Ikuti doa di bawah ini :

Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa aku seorang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri. Aku membutuhkan Engkau. Aku mengakui bahwa aku telah berdosa terhadap Engkau. Saat ini aku minta agar darah-Mu menghapuskan segala kesalahanku. Hari ini aku mengundang Engkau, Tuhan Yesus, mari masuk ke dalam hatiku. Aku menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau Yesus adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan dan memulihkanku. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin!


Saya sudah berdoa dan mempercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat secara pribadi
Pertama kali mengikuti Doa PertobatanPemulihan
Nama Lengkap :
Email

COMMENTS

COUNSELLING

Add Your Comment

Nickname
Email
Comment

  • * popoku

    2011-02-18 09:16:49
    mmmmm... sampe sekarag aku masih merasa bersalah telah menyakiti orang orang yang mencintaiku... dan ternyata itu tidak benar ya....memelihara rasa bersalah itu tidak benar..