JC ID

Pass

Forget?

Register?

Thread

Video

Photo Box

Article

Pray For

Special Teaching

Anda Harus Makmur Bila Ingin Melayani Tuhan ?!???!!

WEDNESDAY, 19 MAY 2010

Total View : 4897 times

Orang Kristen harusnya hidup makmur….Seringkali kita menyamakan hidup makmur berarti kita hidup berkelimpahan dalam uang. Seringkali kita menyamakan berkat Tuhan dengan kekayaan yang Tuhan beri buat kita. Padahal masih banyak sisi lain dari hidup makmur itu.

Hanya orang kaya yang boleh melayani Tuhan…Benarkah? Jadi, hanya orang yang kaya yang bisa melayani Tuhan? Apakah Tuhan matre? Sungguhkah penyataan seperti ini? Sebelum Anda berpikiran yang aneh-aneh, Anda perlu menyimak lebih lanjut.

Meskipun kita suka hidup kita dalam kelimpahan, namun cenderung kita mulai berpikiran negatif saat ada pendeta yang berkotbah tentang kemakmuran. Kenapa? Terkadang pengertian kita ketika berbicara tentang kelimpahan, maka yang muncul adalah uang. Pemikiran kita begitu menyempitnya, sehingga hanya satu kata itu yang ada di benak.

1 Tim 6:10 dikatakan bahwa “Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.”

Berarti bila kita sudah mencintai uang, saat itulah kejahatan mulai berakar dalam hati dan hidup kita. Di dalam Akitab, kita tidak kekurangan contoh orang-orang yang jatuh cinta kepada uang. Contoh yang paling nyata adalah Yudas.

“Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: ’Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.” Ibrani 13:5.

Oleh sebab itu, Tuhan sudah memberikan jaminan bagi hidup Anda. Tuhan tahu takaran yang tepat buat Anda. Ada orang yang memaksakan kehendaknya kepada Allah agar mereka diberikan kekayaan. Ketika Tuhan memberikan kekayaan itu kepada mereka, mereka tidak tahu untuk apa kekayaan itu, sehingga meninggalkan Tuhan. Mereka malah jatuh dan menyimpang dari iman.

Tindakan pertama yang harus dilakukan yaitu Anda perlu menggali potensi yang ada dalam diri Anda. Ketika Anda tahu potensi Anda, maka Tuhan akan semakin memperkaya Anda. Anda juga tidak akan kecewa jika ada kejadian yang bisa membuat Anda kecewa karena Anda tahu bahwa Anda orang yang berpotensi di hadapan Tuhan. Dan prosperity / kakayaan itu akan mengikuti Anda kemanapun Anda pergi.

Jadi, hendaklah kekayaan yang Anda cari itu bukanlah kekayaan materi duniawi, tapi kekayaan lahir batin. Sehingga, ketika Anda kaya secara lahir batin, Anda akan melayani Tuhan dengan sepenuh hati. Jadi melayani Tuhan itu hanya boleh dilakukan jika Anda ‘kaya’.

View writer's profile




CBN renungan mobile
Apakah Anda diberkati oleh artikel di atas? Anda ingin mengalaminya? Ikuti doa di bawah ini :

Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa aku seorang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri. Aku membutuhkan Engkau. Aku mengakui bahwa aku telah berdosa terhadap Engkau. Saat ini aku minta agar darah-Mu menghapuskan segala kesalahanku. Hari ini aku mengundang Engkau, Tuhan Yesus, mari masuk ke dalam hatiku. Aku menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau Yesus adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan dan memulihkanku. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin!


Saya sudah berdoa dan mempercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat secara pribadi
Pertama kali mengikuti Doa PertobatanPemulihan
Nama Lengkap :
Email

COMMENTS

COUNSELLING

Add Your Comment

Nickname
Email
Comment

  • * Ninik

    2011-02-18 03:16:55
    Tank's Pst. Jose Artikel ini begitu memberkati saya. Dulu saya berpikir dengan menjadi kaya, saya bisa melayani Tuhan, ternyata kekayaan yang sebenarnya adalah hati yang rela melayani dengan keberadaan dan potensi yang telah diberkan-Nya pada kita. in His Grace Ninik
  • * urie

    2011-01-04 12:38:39
    pandangan orang berbeda-beda mengenai kemakmuran,byk memang,ukurannya adalah uang,bagi saya pribadi,uang bukan segalanya bagi saya,untuk melayani memang perlu uang, tapi melayani tdk hrs dg uang, memberi penghiburan,jadi saksi kritus dan menjadi garam & terang,dimulai dr keluarga,lingkungan kerja dan dimanapun kt berada, so, tdk harus menunggu kt kaya,kita org miskinpun bisa kaya,tp kaya hati
  • * Fakta

    2010-12-31 02:02:27
    Bnyk org berpikir bhw "Melayani Tuhan pst hrs di Persekutuan2 Doa atau di gereja2". Pdhl: "melayani Tuhan melalui sesama juga bisa disegala bid.disetiap kegiatan kita",Caranya: ya...itu tadi menebarkan kasih,Damai dan maaf kpd orang lain!! Istilahnya: pny komitmen yg bagus,kuat. Spri: "pny rasa tg jwb,pny rasa kasih, pny rs bisa menghargai perbedaan,bisa menolong org lain (mis;saat rekan2 krj berselisih misalkan,dsb)--istilah: seimbang gitu lho antr: kerendahan hati,perbuatan, dan Percaya Yesus Kritus sbg messiah". Klu konotasi pelayanan Tuhan "Hny sebatas di persekutuan2 Doa juga di dlm gereja2 saja" Kok sempit bgt ya pemikirannya sprti itu. Juga istilah: gini...lho "bynk org melayani Tuhan dgn aktif di PD2, di gereja2, seolah motivasi itu...ya...kemb.ke orgnya: apakah hny u.memenuhi waktu luang/kosong, atau hny u.mengejar berkat atau ya...dll". Itu kemb kejujuran msg2 individu yg melayani. Sbb kok bnyk yg salah kaprah "melayani sesghnya u.mmengejar dan mendptkan berkat (materi),dan non materi = kepopuleran !". Sbb itu kejujuran dan Ketidak Munafikkanlah yg menentukan Integritas dan karakter sejati sesorg dlm pelayanan scr umum (diluar gereja dan diluar PD maupun didlm gereja dan didlm PD)>. Itu hanya Tuhan yg Maha tahu.
  • * Kotak

    2010-12-08 04:48:38
    gak seluruhnya bener, orang miskin akan menderita memikirkan keadaan hidupnya, untuk makan saja susah, apalagi pelayanan dan jarang sekali orang yg kuat...ah teori lah, memang cuma orang kaya yg bisa melayani Tuhan, secara gereja butuh dana besar
  • * *lisa

    2010-05-26 02:57:37
    Maximize our potential, serve God and let the name of God be lifted high. Amen!!