JC ID

Pass

Forget?

Register?

Thread

Video

Image

Article

Pray For

Tips Mempertahankan Pernikahan Selamanya

FRIDAY, 03 SEPTEMBER 2010

Total View : 4859 times


Tanya: Saya dan istri baru menikah beberapa tahun, dan kami saling mencintai lebih dari sebelumnya. Tapi kami membaca tentang orang-orang yang bercerai setelah 20 tahun bahkan 30 tahun menikah, dan hal itu membuat kami kuatir. Apa yang sebenarnya diperlukan untuk membuat pernikahan bertahan selamanya? – M.E.

Jawab: Saya bersyukur bahwa Anda berdua memiliki hubungan yang kuat saat ini – terlebih lagi saya bersyukur Anda berdua bisa menyadari adanya bahaya di depan, dan Anda ingin mengambil langkah-langkah untuk mencegah agar hal itu tidak terjadi. Sebuah pernikahan yang baik tidak terjadi begitu saja, melainkan membutuhkan usaha – tapi hasilnya layak untuk Anda nikmati.

Saya bisa meberikan banyak tips untuk membangun sebuah pernikahan yang kokoh – tapi terkadang saya meringkasnya menjadi empat poin sederhana agar mudah diingat. Mari kita pelajari keempat poin ini yang semuanya diawali dengan huruf “C”.

Pertama, Cherish (Menghargai). Kalian telah dipersatukan oleh Tuhan. Anda adalah anugerah Tuhan bagi pasangan Anda. Selalu luangkan waktu untuk mengungkapkan rasa cinta Anda, baik melalui perkataan Anda maupun lewat perhatian dengan sedikit tindakan seperti hadiah kejutan, waktu khusus pergi bersama, maupun makan malam favorit. Hargai istri Anda dan buatlah ia tahu bahwa dirinya penting bagi Anda.

Kedua, Communicate (Komunikasi). Biarkan kalian saling tahu apa yang sedang terjadi di dalam hidup Anda baik di rumah maupun di kantor. Jangan bungkam, jangan cerewet atau mengekspresikan diri hanya ketika Anda sedang marah. Alkitab berkata, “Perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya adalah seperti buah apel emas di pinggan perak” (Amsal 25:11).

Ketiga, Compromise (Kompromi). Musuh terbesar dari cinta adalah keegoisan kita. Tapi di dalam pernikahan, Anda tidak dapat mempertahankan cara Anda sendiri. Jadi belajarlah untuk berkompromi dengan anugerah Allah. Alkitab berkata, “Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain” (1 Korintus 13:5).

Terakhir, Christ (Kristus). Jadikan Kristus sebagai pusat dari kehidupan dan pernikahan Anda setiap hari, dengan menyerahkan hidup Anda sepenuhnya kepada-Nya dan kehendak-Nya. Kristus adalah dasar yang teguh yang kita perlukan baik di dalam kehidupan kita maupun di dalam pernikahan kita.

Sumber : Billy Graham / christianpost


CBN renungan mobile


COMMENTS

COUNSELLING

Add Your Comment

Nickname
Email
Comment

  • * rainy

    2010-09-03 03:11:45

    @ana: yg terakhir itu biasanya yg terpenting bu... ini kan yg ngomong bule (billy graham). mereka biasanya ngasih penekanan itu di akhir... bukan berarti christ urutan keempat jadi kurang penting...

  • * ana

    2010-09-03 01:10:22

    ckckck bapak ato ibu maaf mau komplain koq Christ dijadiin urutan terakhir.bukan kah yg mnjd kepala n yg nyatuin pernikahan itu Kristus.kalo Kristus no1 org ga akan berani bercerai ato berzinah krn firman Tuhan da larang.n yg bisa nyatuin kn Tuhan bkn manusia.jd saran kt Christ no 1 baru dstttt d.Gbu