Single & Loveable

Related Articles
Pedoman Ketika Mendengar Suara Tuhan Tentang Jodoh
MONDAY, 05 DECEMBER 2011
Total View : 5280 times
Banyak hubungan asmara di antara umat Kristen yang bersangkutan dengan nubuatan Tuhan mengenai pasangan hidup ataupun hal-hal seperti mendengar si A akan jadi pasangannya, mendengar Tuhan berkata di suatu tempat tertentu yang disebutkan, di sanalah ada jodoh kita. Atau mungkin kita mengalami suatu kejadian yang seolah-olah itu perkataan Tuhan. Namun, tidak semua nubuatan itu benar adanya. Untuk itu, berikut ini ada beberapa pedoman yang bisa dipakai untuk mengetahui benarkah itu suara Tuhan atau bukan.
Ujilah ‘suara Tuhan’ tersebut
Bagaimanapun bentuknya nubuatan itu, nubuatan atau suara Tuhan itu perlu kita uji, sebab Alkitab mengingatkan kita untuk ‘janganlah percaya pada setiap roh, tetapi ujilah’ (1 Yoh 4:1). Lalu bagaimana cara mengujinya? Menurut Ps. Bobby yang menjadi gembala di GBI Rahmat Emmanuel, jika jodoh itu berasal dari Tuhan, maka akan ada konfirmasi yang sama dari Tuhan pada kedua belah pihak. Cara-Nya berbicara tentu saja melalui berbagai macam jalan. Bisa dengan pewahyuan, suara Tuhan langsung, penglihatan, mimpi, nubuatan hamba Tuhan maupun dari firman Tuhan.
Ketertarikan yang alami harus ada
“Allah membangun dalam diri pria dan wanita keinginan dan potensi untuk mencintai, berpacaran, dan menikah. Rancangan Allah yang alami adalah pria dan wanita akan saling tertarik.” katanya. Ada damai sejahtera yang juga dirasakan. “Sebab tidak mungkin suatu perkawinan akan berlangsung langgeng bila tidak ada cinta. Allah adalah sumber kasih. Allah pasti akan memberikan rasa yang sama yang dirasakan kedua belah pihak, apabila nubuat yang diterima memang benar berasal dari Allah.” tambahnya lagi.
Panggilan rohani kedua belah pihak
“Namun, sebagai orang percaya, kita tahu bahwa perjodohan bukan hanya berbicara tentang ketertarikan fisik dan kecocokan pribadi, namun juga menyangkut aspek iman, yaitu saling memahami akan panggilan rohani dan pelayanan sampai akhir hidup nanti.” kata pendeta itu di dalam blognya. Karena itu, jika kedua belah pihak sudah mendapatkan konfirmasi yang sama, ada pertimbangan lain yang harus diperhatikan yaitu pelayanan dan panggilan rohani kedua belah pihak.
Ada konfirmasi dari pihak ketiga yang kredibel
Indikator lainnya adalah adanya konfirmasi atau peneguhan dari hamba-hamba Tuhan, orang-orang yang peka dengan Tuhan, ataupun mungkin rhema yang diterima oleh masing-masing pihak yang sudah teruji.
Jika tidak mendengar suara Tuhan
Menurut seorang penulis Kristen, Roh Kudus jarang memakai nubuat untuk mengaktifkan jodoh dan mengarahkan seperti dengan siapa seseorang akan menikah. Namun, setiap orang Kristen yang mempertimbangkan pernikahan memerlukan suatu rhema pribadi dari Tuhan untuk mendatangkan keyakinan dan damai sejahtera mengenai pasangannya.
Faktor nubuat ataupun suara Tuhan tidak boleh dijadikan satu-satunya tolak ukur dalam mencari jodoh. Namun, ketika Anda merasa bahwa Tuhan memberikan nubuat mengenai jodoh kepada Anda, maka harus segera diuji. Tapi ingat, jangan memaksa Allah melakukannya melalui suatu cara tertentu seperti yang Anda inginkan. Tidak bisa juga memaksakan-Nya untuk memberikan nubuatan tentang jodoh. Dia bertindak sesuai kehendak dan rencana-Nya yang sempurna atas setiap pribadi.
Sumber : ps bobby.wordpress/lh3

* imel
2012-03-20 00:50:28
iya, saya mengerti. saya merasakan bagaimana rasanya dipaksa oleh pihak ttt bahwa saya memang jodohnya sampai dibuat bingung padahal sy sudah menyukai o.l & pria itu pun menyukai saya, namun karena adanya halangan jarak & waktu dg pria idaman tsb saya sering dikalahkan oleh ego pria ke-1 sampai sy frustasi n dibikin percaya bahwa dialah jodoh saya. puji Tuhan, jalanNya sempurna, saya semakin dijauhkan dr pris ke-1 dg memilih u/ menghindar dr pengaruhnya & perasaan saya semakin menguat kepada pria 2 begitupun tampaknya ia. yg sy lakukan skr adl menjalani hidup saya sebaik2nya sembari sabar menanti - namun tidak posesif karena cinta itu pasti berjalan alami. ibelieve that so tenang saja & jd pribadi yg spt dikehendaki Tuhan dlu mumpung belum dipertemukan.. hehe ! Thank's God.. i believe in Your Love & Guidance,, amen.
* lina
2012-02-16 15:48:40
thks, nice article. but a bit confuse . . .
* Stefanus
2012-01-06 20:42:27
Thankyou atas artikelnya...
* del_b14jc
2011-12-20 17:13:19
damai sejahtera.. namun ada sesuatu yang tertutupii .. bagaimana itu ? :s confuse..
* den
2011-12-06 12:33:51
setahu saya sih masalah teman hidup ada yang ditentukan oleh diri sendiri atau ditentukan oleh Tuhan. Kalau ditentukan oleh Tuhan biasanya Tuhan membentuk kita lebih dahulu agar kita bisa siap menjadi teman hidup yang memiliki karakter Allah. mengenai rasa ketertarikan pada lawan jenis secara alamiah,yang dipertemukan Tuhan berdasarkan pengalaman saya biasanya sesuai dengan ketertarikan alamiah.Kalau yg dari diri sdiri lebih banyak kepada keinginan duniawi...


COMMENTS
COUNSELLING