Langkah Keliru Andalkan Uang Dalam Peningkatan Karir

Career / 8 October 2013

Kalangan Sendiri
Langkah Keliru Andalkan Uang Dalam Peningkatan Karir
Sumber: Wordpress.com
Lori Official Writer
6298

Uang memiliki peranan penting dalam kehidupan, demikian pula dalam peningkatan karir. Tak sedikit yang rela membeli jabatan dengan mengucurkan sejumlah besar uang. Anggapan bahwa uang dapat membeli segala-galanya masih menjadi paradigma yang melekat kuat bagi sebagian besar orang.   

Seperti halnya dalam perebutan jabatan di kalangan politisi, perekrutan Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta penerimaan pegawai di sejumlah perusahaan. Tak dipungkiri, praktek permainan uang menjadi hal yang lazim terjadi, sebab menilai peranan uang sangat penting untuk merebut satu jabatan penting.

Langkah ini dianggap keliru sebab akan menimbulkan dampak yang buruk bagi karir dan reputasi dikemudian hari seperti:

Memandang diri tidak mampu

Mengandalkan uang untuk memperoleh jabatan dapat berarti pula bahwa seseorang tidak memandang diri mampu dengan kemampuan yang ia miliki. Sehingga mengubur potensi yang telah ada dengan hanya mempermudah segalanya lewat uang.

Awal hadirnya korupsi

Seseorang yang membeli jabatan dengan uang akan berpotensi untuk sebagai pelaku korupsi ketika sudah menjabati posisinya. Hal tersebut tumbuh dari tindakan yang dimulai dari diri sendiri.

Merusak reputasi dan karir

Tak sedikit orang yang akhirnya kehilangan reputasi dan kehancuran karir akibat jalan salah yang dilakukan untuk memperoleh jabatan atau pekerjaan. Pada akhirnya perbuatan yang tidak benar pasti akan terbongkar juga dan menimbulkan penilaian buruk dari orang lain.

Berorientasi pada penumpukan harta

Ketika sukses mendapatkan jabatan atau pekerjaan yang diingini dengan uang, maka paradigma bahwa uang dapat membeli segalanya akan tumbuh. Sehingga orientasi atau tujuan hidup menjadi semakin terfokus pada penumpukan harta dan mengabaikan kebahagiaan. Dalam pengkhotbah 5: 10 tertulis, “Yang mencintai uang dan kekayaan tidak akan pernah puas”.

Mencintai uang lebih daripada Tuhan

Dalam Matius 19: 16-26, mengingatkan bahwa uang dapat menggeser posisi Tuhan dan menjadikan uang diposisi nomor satu dalam hidup. Adalah keliru ketika uang dijadikan sebagai tuhan yang dapat menjamin pekerjaan, jabatan yang baik serta kebahagiaan.

Uang yang digunakan tidak dengan jalan yang benar pada akhirnya tidak akan bertahan lama, sebab uang hanyalah harta dunia yang sementara dan tidak dapat menjamin kebahagiaan hidup untuk memperoleh segala sesuatu yang kita inginkan.


Baca Juga Artikel Lainnya:

Mau Sukses? Larangan Utamanya Jangan Cinta Uang

Salah Sasaran, Penyiram Air Keras Minta Maaf (1)

Taliban Targetkan Kembali Serang Malala Yousafzai

Profesi Supir Dapat Jadikan Anda Pemandu Wisata!

Ketulusan Memberi Dalam Keterbatasan

Sumber : Berbagai Sumber | Jawaban.com
Kalangan Sendiri
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?