-
Kreatif Atasi Stres Dilingkungan Kerja
Sebagian besar waktu produktif seseorang dihabiska...more>> -
Usir Bad Mood Dengan Air Putih
Bagi Anda yang suka mengalami bad mood (mood jelek...more>> -
Mengenal Lebih Dekat Gangguan Bipolar (Bagian 1)
Gangguan Bipolar atau dalam dunia medis internasio...more>> -
Pertolongan Pertama Saat Hendak Marah
Bagi Anda yang mudah sekali marah, ini ada cara ya...more>>
PSIKOLOGI

Related Articles
Pembunuh Nomor Wahid di AS Adalah Konflik Pribadi
SATURDAY, 15 MAY 2010
Total View : 1276 times
Konflik pribadi menjadi penyebab utama meningkatnya angka bunuh diri di Amerika Serikat, dan menjadikannya berada di urutan pertama penyebab kematian dibandingkan kejahatan seperti pembunuhan, demikian rilis Reuters.
“Pola yang paling menonjol adalah banyaknya kekerasan kepada pasangan, masalah kesehatan mental dan juga penyalahgunaan obat,” demikian jelas Debra Karch dari CDC.
Para polisi dan politisi mengalami stres melawan kejahatan pembunuhan, penelitian ini menyarankan untuk membekali orang dalam menangani masalah pribadinya mungkin akan lebih efektif.
Beberapa temuan dari laporan karch tersebut adalah:
- Senjata api digunakan di lebih dari 50 persen kasus bunuh diri, yang kedua adalah gantung diri sebesar 23 persen dan 18 persen keracunan.
- Senjata api digunakan di 66 persen kasus pembunuhan dan 80 persen dari bunuh diri.
- Bunuh diri sebagian besar dialami oleh orang berusia 45-54 tahun.
- Bunuh diri lebih besar dilakukan oleh para pria dibandingkan wanita.
- Mayoritas orang yang melakukan bunuh diri adalah orang berkulit hitam, dan merupakan ras paling banyak melakukan bunuh diri.
- Bunuh diri di kalangan militer lebih sering dikarenakan masalah kesehatan.
Bunuh diri bukanlah solusi masalah. Seperti yang diungkapkan Karch, Anda harus mampu menangani konflik pribadi atau konflik batin Anda sehingga tidak mengalami depresi dan menjadi putus asa.
Sumber : Reuters

No comment yet



COMMENTS
COUNSELLING